RADAR KUDUS - Manchester City kembali menunjukkan dominasinya di panggung internasional. Dalam laga terakhir Grup G Piala Dunia Antarklub 2025, skuad asuhan Pep Guardiola menghancurkan Juventus dengan skor telak 5-2.
Kemenangan itu tidak hanya membawa mereka lolos ke fase gugur sebagai pemuncak grup, tetapi juga mengukuhkan ambisi mereka: membawa pulang trofi dunia ke Etihad Stadium.
Berlaga di Camping World Stadium, Orlando, Kamis (27/6/2025), The Citizens tampil trengginas sejak menit pertama.
Gol pembuka dicetak Jeremie Doku di menit ke-9, disusul oleh gol bunuh diri Pierre Kalulu di menit ke-26. Erling Haaland, predator asal Norwegia, kembali menunjukkan ketajamannya dengan gol di menit ke-52.
Phil Foden menambah derita Juventus pada menit ke-69, sebelum Savinho memastikan pesta gol lewat lesakannya di menit ke-75.
Juventus hanya mampu membalas lewat dua gol hiburan, yang tak cukup untuk menahan laju "monster biru langit" asal Manchester.
Bernardo Silva: Ini Bukan Sekadar Kemenangan, Ini Pernyataan Serius!
Bernardo Silva, sang maestro lini tengah City, menyebut laga tersebut sebagai penampilan terbaik timnya sejauh ini di turnamen.
Dalam sesi wawancara dengan DAZN, pemain asal Portugal itu tak menutupi rasa puasnya atas performa gemilang rekan-rekannya.
"Kami bermain luar biasa melawan lawan sekelas Juventus. Ini performa paling solid kami sejauh ini. Tapi kami tidak mau jemawa, karena jalan masih panjang," ujar Bernardo.
Meski menang dengan margin besar, Silva tak ingin hasil ini disebut sebagai bukti superioritas total timnya.
Ia memilih merendah dengan menyebut bahwa tiga poin ini adalah bagian penting dari proses menuju gelar juara dunia yang diidamkan.
"Apakah ini kemenangan pernyataan? Entahlah. Tapi yang jelas, ini langkah penting. Kami datang ke sini untuk menang, dan ini mendekatkan kami ke tujuan akhir," tegasnya.
Hindari Real Madrid, City Menuju Fase "Hidup-Mati"
Dengan hasil sempurna dari tiga laga grup, Manchester City memastikan diri sebagai pemuncak klasemen Grup G.
Keuntungan besar langsung terlihat: mereka kemungkinan besar akan terhindar dari pertemuan dini dengan Real Madrid, rival berat yang kini menanti runner-up grup.
Bagi Juventus, kekalahan ini berarti mereka harus puas lolos sebagai peringkat dua, dan bisa jadi akan menghadapi lawan berat seperti Los Blancos di babak 16 besar.
Manchester City sendiri akan menanti hasil dari Grup H untuk mengetahui siapa lawan mereka berikutnya. Namun siapa pun lawannya nanti, Bernardo Silva menegaskan bahwa mereka akan siap tempur.
"Mulai sekarang, ini seperti final di setiap laga. Tak ada ruang untuk kesalahan. Kami akan hadapi siapapun dengan mental juara," ucapnya dengan penuh keyakinan.
Guardiola Incar Trofi Dunia Pertamanya Bersama City
Setelah meraih segalanya di level domestik dan Eropa, trofi Piala Dunia Antarklub menjadi satu-satunya pencapaian internasional yang belum diraih oleh Guardiola bersama Manchester City.
Ajang ini menjadi target utama sang pelatih musim ini, dan hasil impresif sejauh ini memperlihatkan bahwa timnya sangat serius mengejar gelar tersebut.
Dengan materi pemain yang dalam, taktik yang fleksibel, dan pengalaman bermain di level tertinggi, Manchester City tampil sebagai kandidat terkuat juara.
Kombinasi kreativitas Foden, kekejaman Haaland, kelincahan Doku, dan pengalaman Bernardo Silva menjadi senjata mematikan.
Manchester City Siap Menaklukkan Dunia
Kemenangan 5-2 atas Juventus tak hanya menambah kepercayaan diri The Citizens, tapi juga mengirim pesan keras ke tim-tim lain: Manchester City datang bukan untuk berpartisipasi — mereka datang untuk mendominasi.
Dengan skuad penuh bintang dan misi menuntaskan ambisi global, City siap menuliskan sejarah baru di Piala Dunia Antarklub 2025.
Jika terus bermain dengan performa seperti ini, bukan tak mungkin mereka akan pulang ke Inggris dengan gelar paling bergengsi di dunia antarklub.
Editor : Mahendra Aditya