RADAR KUDUS - Inter Miami harus rela kehilangan status juara Grup A usai bermain imbang 2-2 melawan Palmeiras dalam laga pamungkas fase grup Piala Dunia Antarklub 2025.
Bermain di kandang sendiri, Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat, pada Senin malam (23/6/2025) waktu setempat, Lionel Messi dan rekan-rekannya sebenarnya sempat unggul nyaman 2-0, namun keunggulan itu sirna di tujuh menit terakhir pertandingan.
Tadeo Allende membuka keunggulan untuk tim berjuluk The Herons pada menit ke-16.
Baca Juga: Di Balik Jeratan Narkoba, Gubernur Jabar Dedy Mulyadi Berkomitmen Bantu Pemulihan Anak Warga Sumsel
Serangan balik cepat yang dimotori oleh Luis Suárez berhasil dimaksimalkan Allende dengan sepakan mendatar yang menembus pojok bawah gawang Palmeiras.
Setelah bertahan dari tekanan Palmeiras di babak pertama, Inter Miami kembali menambah gol melalui Luis Suárez di menit ke-65.
Berawal dari kemelut di depan gawang, Suárez menyambar bola dan mengarahkannya ke sudut atas gawang, membawa timnya unggul 2-0.
Gol tersebut sempat memberi harapan Inter Miami untuk menyegel puncak klasemen Grup A.
Namun, segalanya berubah cepat. Palmeiras tidak menyerah begitu saja dan menunjukkan mental juara mereka.
Pada menit ke-80, Paulinho mencetak gol balasan lewat tembakan mendatar ke pojok kiri gawang Inter Miami.
Tujuh menit berselang, giliran Mauricio yang membuat pendukung tuan rumah terdiam lewat sepakan voli dari dalam kotak penalti, menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Baca Juga: Hasil Porto Vs Al Ahly 4:4, Hattrick Penyerang Palestina Warnai Drama 8 Gol di Piala Dunia Antarklub
Inter Miami tak mampu merespons dalam sisa waktu yang ada.
Tambahan satu poin sudah cukup bagi Palmeiras untuk mempertahankan posisi puncak klasemen Grup A dan memastikan diri lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup.
Sementara itu, Inter Miami harus puas lolos sebagai runner-up grup.
Lionel Messi dan kolega kini menghadapi tantangan berat karena akan berjumpa Paris Saint-Germain (PSG) di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025.
Pertandingan yang diprediksi bakal menjadi salah satu laga paling menarik di fase gugur. (Labib Azka)
Editor : Ali Mustofa