RADAR KUDUS – Fluminense dan Borussia Dortmund harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol dalam duel seru Grup F Piala Dunia Antarklub 2025.
Pertandingan yang berlangsung di MetLife Stadium, Selasa (17/6) pagi WIB itu menyuguhkan intensitas tinggi, namun minim penyelesaian akhir yang efektif.
Kedua tim tampil agresif sejak awal, namun tak satu pun dari berbagai peluang emas yang tercipta mampu mengoyak jala lawan.
Pertahanan solid dan penampilan gemilang kedua kiper menjadi cerita utama laga yang berakhir dengan skor kacamata ini.
Fluminense Mendominasi, Tapi Tumpul di Depan Gawang
Tim asal Brasil, Fluminense, tampil lebih percaya diri sejak peluit awal dibunyikan. Mereka bahkan berhasil melepaskan tembakan on target pertama melalui sepakan keras Nonato dari luar kotak penalti di menit ke-35. Namun Gregor Kobel, penjaga gawang Dortmund, tampil luar biasa dengan penyelamatan akrobatik.
Belum sempat Dortmund bernapas lega, Jhon Arias mengirimkan tendangan jarak jauh semenit berselang, yang lagi-lagi bisa ditepis Kobel.
Babak pertama ditutup tanpa ada gol tercipta, meski Fluminense mendominasi penguasaan bola dan peluang.
Babak Kedua Lebih Terbuka, Kiper Jadi Pahlawan
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin terbuka. Fluminense nyaris mencetak gol di menit ke-58 lewat peluang Agustin Canobbio dari jarak dekat, namun Kobel kembali jadi penyelamat.
Dortmund tak tinggal diam. Mereka mulai menemukan ritme serangan dan membalas lewat tendangan keras Marcel Sabitzer dari luar kotak penalti di menit ke-64, yang berhasil ditangkap kiper Fluminense, Fabio.
Pertarungan ketat ini terus berlanjut. Everaldo mencoba peruntungan dari jarak jauh, tapi Kobel kembali tampil sigap.
Felix Nmecha dan Kevin Serna juga ikut mencatatkan peluang, namun tembakan mereka belum cukup tajam untuk mengubah skor.
Drama terjadi di masa injury time saat bek Dortmund, Niklas Sule, hampir mencetak gol kemenangan melalui tendangan spekulatifnya. Namun Fabio tampil luar biasa dan berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Dua Tim Sama Kuat, Tiket Lolos Masih Terbuka
Hasil imbang ini membuat Dortmund dan Fluminense sama-sama mengoleksi satu poin di laga pembuka Grup F.
Kans keduanya untuk melaju ke babak berikutnya masih terbuka lebar, dengan masing-masing masih memiliki satu laga tersisa.
Fluminense akan menghadapi wakil Korea Selatan, Ulsan HD, pada Minggu (22/6) dini hari pukul 05.00 WIB.
Sementara Dortmund bakal bersua Mamelodi Sundowns dari Afrika Selatan sehari sebelumnya, Sabtu (21/6).
Susunan Pemain Kedua Tim
Fluminense:
Fabio; Rene, Juan Freytes, Thiago Silva, Samuel Xavier; Hercules; Matheus Martinelli (Lima 76'), Nonato (Paulo Baya 87'); Agustin Canobbio (Kevin Serna 70'), Everaldo (German Cano 70'), Jhon Arias.
Borussia Dortmund:
Gregor Kobel; Ramy Bensebaini, Waldemar Anton, Niklas Sule; Daniel Svensson, Pascal Gross (Jobe Bellingham 59'), Marcel Sabitzer (Carney Chukwuemeka 77'), Julian Ryerson (Yan Couto 87'); Karim Adeyemi (Felix Nmecha 59'), Julian Brandt (Jamie Gittens 77'), Serhou Guirassy.
Catatan Akhir: Laga Tanpa Gol
Meski tanpa gol, laga ini menyuguhkan pertarungan sengit dua tim dengan filosofi permainan berbeda.
Fluminense mengandalkan penguasaan bola dan kreativitas lini tengah, sementara Dortmund bermain lebih direct dan memanfaatkan transisi cepat.
Yang patut digarisbawahi adalah penampilan dua kiper—Kobel dan Fabio—yang tampil sebagai penyelamat tim masing-masing. Jika saja bukan karena keduanya, skor akhir bisa saja berbeda.
Pertarungan Grup F masih panjang, dan hasil ini menjadi alarm bagi kedua tim bahwa efisiensi di depan gawang akan sangat menentukan nasib mereka di turnamen elite ini.
Editor : Mahendra Aditya