RADAR KUDUS - Manchester City kembali bikin gebrakan di bursa transfer musim panas! Kali ini, giliran gelandang kreatif berdarah Indonesia, Tijjani Reijnders, yang resmi berseragam biru langit.
Mantan andalan AC Milan itu digaet dengan mahar fantastis 55 juta euro dan dikontrak selama lima tahun oleh juara bertahan Liga Inggris.
Namun yang menarik bukan hanya kehadirannya di lini tengah. Dalam sesi perkenalan resmi yang diunggah akun media sosial City, Reijnders mengungkap fakta unik: nasi goreng adalah makanan favoritnya.
Sebuah sentuhan personal yang langsung mencuri perhatian netizen Indonesia dan membuatnya kian akrab dengan fans baru di Inggris.
Gelandang Cerdas yang Siap Jadi Mesin Kreatif Guardiola
Reijnders, yang berusia 26 tahun, mencuri perhatian selama dua musim bersama AC Milan sejak diboyong dari AZ Alkmaar pada 2023.
Bersama Rossoneri, ia tampil gemilang: mencatat 104 pertandingan, 19 gol, dan 9 assist, termasuk 15 gol hanya dalam semusim terakhir di Serie A.
Ia juga berperan penting dalam keberhasilan Milan meraih Piala Super Italia 2024/2025 dan dinobatkan sebagai Gelandang Terbaik Serie A musim itu.
Rekam jejak itu membuat Pep Guardiola kepincut. Manajer yang dikenal sebagai arsitek jenius ini menilai Reijnders punya perpaduan ideal antara visi, teknik, dan stamina—unsur yang sangat dibutuhkan untuk menghidupkan permainan cepat dan kompleks ala Manchester City.
Ambisi Tinggi & Mimpi yang Jadi Nyata
Dalam wawancara pertamanya sebagai pemain City, Reijnders tak bisa menyembunyikan rasa bahagia.
Ia menyebut bergabung ke Etihad Stadium sebagai “langkah besar dalam kariernya” dan mengaku sudah lama memimpikan bermain di Premier League.
"Manchester City adalah salah satu tim terbaik dunia, dengan pelatih legendaris dan para pemain luar biasa. Saya ingin jadi bagian dari sejarah mereka dan membawa lebih banyak trofi," ujar Reijnders penuh semangat.
"Bermain di Liga Inggris adalah impian saya sejak kecil. Saya tumbuh menyaksikan banyak pemain Belanda bersinar di sini, dan sekarang giliran saya," tambahnya.
Warna Indonesia di Etihad: Nasi Goreng Jadi Sorotan!
Tak hanya kehebatannya di lapangan, sisi personal Reijnders juga jadi perbincangan. Saat sesi Q&A yang diunggah Manchester City, ia sempat ditanya soal makanan favoritnya.
Dengan senyum lebar, ia menjawab, “Nasi goreng!” Jawaban sederhana ini langsung viral, terutama di kalangan fans Indonesia yang bangga dengan darah Nusantara dalam tubuh Reijnders.
Hal ini tentu membuka peluang besar bagi Manchester City untuk merambah pasar Asia Tenggara, terutama Indonesia—pasar penggemar sepakbola yang sangat besar. Reijnders bisa menjadi “jembatan budaya” dan wajah baru City di kawasan ini.
Perekrutan Strategis City: Reijnders Jadi Puzzle Penting
Reijnders bukan satu-satunya wajah baru di skuad City musim ini. Ia menjadi rekrutan keempat setelah kedatangan Rayan Ait-Nouri, Martin Battinelli, dan Rayan Cherki.
Namun, dari semua nama itu, Reijnders mungkin punya peran paling strategis—mengisi lini tengah City yang mulai ditinggal sejumlah pemain senior.
Dengan usia ideal dan performa yang terus menanjak, pemain kelahiran Zwolle ini diprediksi akan langsung bersaing di skuad utama, apalagi dengan gaya bermainnya yang dinamis dan cocok dengan filosofi Guardiola.
City Tambah Bumbu Nusantara di Mesin Eropa
Kedatangan Tijjani Reijnders bukan hanya soal transfer pemain, tapi juga tentang penegasan ambisi global Manchester City.
Di balik angka 55 juta euro dan strategi permainan, ada kisah inspiratif seorang pemain berdarah Indonesia yang berhasil menembus panggung tertinggi sepakbola dunia.
Dengan kecintaan pada nasi goreng dan mimpi besar di Liga Inggris, Reijnders siap memberi warna baru di Etihad—baik di lapangan maupun di hati para fans.
Siap-siap saja, musim ini bisa jadi musim yang sangat spesial… dan mungkin, dengan sedikit rasa Nusantara.