RADAR KUDUS - Deltras Sidoarjo mulai menyalakan mesin untuk menghadapi Liga 2 musim 2025/2026.
Dalam langkah strategis yang penuh makna, manajemen klub asal Kota Delta resmi menunjuk Widodo Cahyono Putro sebagai pelatih kepala.
Pria yang akrab disapa Coach WCP itu diberi kepercayaan penuh dengan kontrak berdurasi tiga musim — sebuah indikasi bahwa Deltras ingin membangun fondasi jangka panjang.
Widodo bukan sosok asing bagi publik Sidoarjo. Ia pernah membesut The Lobster pada musim 2023/2024 dan berhasil membawa tim hingga babak delapan besar Liga 2.
Pengalaman itu menjadi alasan kuat mengapa ia kembali dipercaya untuk memimpin misi besar: membawa Deltras menembus kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Stefano Cugurra Resmi Tangani Barito Putra di Liga 2, Ternyata Coach Teco Sudah Jadi WNI
Sambutan Hangat dan Harapan Tinggi dari Deltamania
Kabar kembalinya WCP disambut gegap gempita oleh para Deltamania, sebutan untuk suporter fanatik Deltras.
Dalam video perkenalan yang diunggah akun Instagram resmi klub, Coach WCP menyapa hangat suporter dan mengajak mereka untuk terus memberi dukungan penuh.
“Halo Deltamania, sudah siap menyambut musim baru? Saya harap kalian bisa memberikan energi positif,” ujar WCP dalam video singkat tersebut.
Respons dari para pendukung Deltras langsung membanjiri kolom komentar. Mayoritas dari mereka menyatakan dukungan penuh, namun juga menyisipkan harapan besar: promosi ke Liga 1 adalah harga mati.
“Pokoknya harus promosi, bosan terus-terusan di Liga 2,” tulis salah satu akun.
“Asal manajemen kasih pemain sesuai kebutuhan Coach WCP, kami yakin hasilnya luar biasa,” komentar lainnya.
Antusiasme ini menjadi energi tambahan yang tak ternilai bagi Deltras. Dukungan penuh dari tribun bukan hanya dorongan moral, tetapi juga bisa menjadi kekuatan keenam di lapangan.
Misi Besar: Bangkit dan Lolos ke Liga 1
Penunjukan Widodo bukan sekadar pergantian pelatih biasa. Ini adalah pesan kuat bahwa Deltras tak mau lagi jadi tim penggembira di Liga 2.
Dengan latar belakang pengalaman menangani berbagai klub besar seperti Bali United dan Persita Tangerang, WCP dianggap memiliki kemampuan strategis serta mentalitas kompetitif untuk mengangkat performa tim.
Langkah awal ini pun mengisyaratkan bahwa manajemen siap menggelontorkan sumber daya yang dibutuhkan.
Mulai dari pemain baru berkualitas hingga fasilitas pendukung, semua sedang dipersiapkan agar racikan strategi WCP bisa berjalan maksimal.
Tantangan Berat Menanti, Tapi Optimisme Menguat
Perjalanan menuju Liga 1 tentu bukan tanpa rintangan. Persaingan di Liga 2 kian sengit dengan banyaknya klub yang juga memiliki ambisi besar.
Namun Deltras punya keunggulan yang tak semua tim miliki: kekompakan antara manajemen, pelatih, dan suporter.
WCP juga dikenal sebagai pelatih yang dekat dengan pemain dan memiliki filosofi permainan menyerang yang atraktif — sesuatu yang dirindukan oleh para Deltamania.
“Kami ingin sepak bola yang bukan hanya menang, tapi juga menghibur. Itu yang akan kami usung musim ini,” ungkap salah satu pengurus klub.
Harapan Baru untuk Kota Delta
Kembalinya Widodo Cahyono Putro ke kursi pelatih bukan hanya simbol nostalgia, tapi sebuah awal baru yang penuh harapan.
Dengan kontrak tiga tahun dan dukungan penuh dari Deltamania, Deltras Sidoarjo tampaknya benar-benar serius membidik promosi ke Liga 1.
Kini bola ada di tangan manajemen dan pelatih untuk membuktikan bahwa Deltras layak berada di panggung tertinggi.
Bagi warga Sidoarjo, musim 2025/2026 bukan sekadar kompetisi — ini adalah perjalanan menuju kebangkitan.