Bursa Transfer liga 1 2025: Mahmoud Eid, Hansamu Yama, dan Irfan Jaya Dikabarkan Balik Lagi ke Persebaya Surabaya
Mahendra Aditya Restiawan• Selasa, 3 Juni 2025 | 17:20 WIB
Mahmoud Eid, winger lincah yang kini resmi berstatus tanpa klub usai dilepas True Bangkok United
RADAR KUDUS - Persebaya Surabaya tengah menjadi sorotan tajam menjelang bergulirnya musim baru Liga 1 Indonesia 2025/2026.
Tak hanya sekadar rumor, kabar yang beredar kencang menyebutkan bahwa tiga mantan pilar penting Green Force siap kembali bersatu di bawah bendera hijau.
Kepulangan mereka diprediksi akan membakar semangat Bonek dan Bonita yang sudah lama mendambakan kejayaan lama kembali terulang di Gelora Bung Tomo.
Tiga nama besar yang sedang ramai dibicarakan adalah Mahmoud Eid, Hansamu Yama, dan Irfan Jaya.
Ketiganya pernah menjadi tulang punggung Persebaya di masa keemasan dan kini disebut-sebut tengah menuju pintu masuk yang sama: kembali ke rumah lamanya di Surabaya.
Mahmoud Eid: Isyarat Pulang dari Media Sosial Hingga Salam Perpisahan
Nama pertama yang paling sering muncul dalam spekulasi transfer adalah Mahmoud Eid, winger lincah yang kini resmi berstatus tanpa klub usai dilepas True Bangkok United.
Pemain berdarah Palestina ini memberikan sejumlah sinyal kuat bahwa dirinya akan kembali memperkuat Persebaya.
Salah satu indikasi yang bikin Bonek heboh adalah perubahan foto profil Instagram Eid yang kembali menampilkan momen-momen ketika dirinya membela Green Force.
Hubungan akrabnya dengan Mohammed Rashid – gelandang Persebaya saat ini – juga menambah tebal spekulasi reuni duet Palestina di lini depan Surabaya.
Tidak hanya itu, unggahan rekan setimnya di Bangkok United, Nuttapat Wern, yang menuliskan pesan perpisahan langsung menyebut nama Eid dengan kata-kata emosional.
InstaStory itu juga di-repost oleh Eid, lengkap dengan simbol hati – membuat banyak fans percaya bahwa destinasi berikutnya adalah GBT, bukan klub lain.
Hansamu Yama: Tak Diperpanjang Persija, Isu Kepulangan ke Jawa Timur Makin Kencang
Sosok berikutnya yang turut memanaskan bursa transfer adalah Hansamu Yama, bek tangguh yang sebelumnya memperkuat Persija Jakarta.
Kontrak Hansamu yang habis pada akhir Mei 2025 dipastikan tidak diperpanjang, dan kini ia tengah jadi incaran utama manajemen Persebaya.
Sejumlah petunjuk mulai bermunculan, salah satunya dari unggahan fans Jakmania yang menyebut kendaraan pribadi milik Hansamu sudah terlihat kembali di Jawa Timur.
Isu hengkangnya pun semakin kuat karena internal Persija disebut tengah mengalami krisis finansial, termasuk persoalan gaji pemain yang tak kunjung tuntas.
Salah satu unggahan InstaStory Hansamu bahkan menyindir adanya “benalu” di tubuh klub, sinyal keras bahwa dirinya ingin segera angkat kaki.
Dan jika mengacu pada sejarahnya di Persebaya pada 2019–2021, Hansamu bukan hanya sekadar pemain pulang kampung, tapi juga pemimpin lini belakang yang berpengalaman.
Irfan Jaya: Simbol Kesetiaan dan Asa Reuni yang Menggema di Tribun GBT
Yang ketiga tak kalah mencuri perhatian: Irfan Jaya, winger cepat dan kreatif yang kini masih berseragam Bali United. Meski belum ada pengumuman resmi, sinyal-sinyal "pulang kampung" mulai terlihat sejak ia menjadi kapten saat menghadapi Persebaya di Gelora Bung Tomo pada 24 Mei lalu.
Banyak yang menilai penunjukan itu sebagai bentuk penghormatan terakhir sebelum sang bintang kembali ke rumah.
Irfan, yang pernah jadi ikon Persebaya dari 2016 hingga 2020, tercatat sebagai pemain penting dalam keberhasilan Green Force promosi ke Liga 1 pada 2017.
Kini, dengan kontraknya bersama Bali United yang segera berakhir, pintu untuk kembali terbuka lebar.
Apalagi, akun transfer terpercaya seperti @transfernews_ft1 terus membagikan kabar tentang kemungkinan Irfan kembali ke Persebaya, menguatkan harapan ribuan Bonek yang sudah rindu sorotan khas sang winger di sisi kanan lapangan.
Kembalinya tiga mantan bintang ini tak sekadar membangkitkan nostalgia. Lebih dari itu, mereka membawa kombinasi pengalaman, kualitas, dan jiwa kepemimpinan yang bisa menjadi fondasi kuat untuk musim depan.
Dalam konteks kompetisi yang makin sengit, keputusan menggaet pemain yang sudah paham kultur klub adalah langkah strategis.
Jika manajemen Persebaya berhasil merampungkan ketiga transfer ini, bisa dipastikan Gelora Bung Tomo tak hanya akan dipenuhi semangat masa lalu, tetapi juga harapan baru untuk mengulang prestasi dan merebut kembali posisi di papan atas Liga 1.
Bukan Sekadar Pulang, Tapi Misi Menaklukkan!
Meski semuanya masih berstatus rumor, sinyal-sinyal yang muncul tak bisa diabaikan. Ketiganya punya sejarah, pengaruh, dan ikatan emosional yang dalam dengan klub.
Dan jika semua berjalan sesuai prediksi, maka musim depan akan menjadi saksi bersatunya kembali kekuatan lama Persebaya dalam misi menaklukkan Liga 1.
Bonek, bersiaplah. Musim depan bukan cuma tentang sepak bola—tapi tentang kebangkitan dan semangat yang membara di Gelora Bung Tomo!