RADAR KUDUS - Bursa transfer Liga 1 kembali memanas dengan kabar mencengangkan: Mahmoud Eid, mantan striker andalan Persebaya Surabaya, dikabarkan siap kembali berseragam hijau.
Pemain timnas Palestina yang baru saja mengakhiri masa baktinya bersama klub raksasa Thailand, True Bangkok United, kini menyandang status bebas transfer. Lalu, apakah Eid benar-benar akan pulang ke Gelora Bung Tomo?
Kepada media, Mahmoud tak menutup peluang kembali memperkuat tim yang pernah ia bela di musim 2020.
Bahkan, ia memberikan sinyal kuat bahwa dirinya siap membuka pembicaraan dengan manajemen Bajul Ijo.
“Saya terbuka untuk semua kemungkinan, termasuk kembali ke Persebaya. Saat ini saya sedang mempertimbangkan tawaran terbaik,” ungkap Eid, Senin (2/6), seperti dikutip dari Jawa Pos.
Pernyataan tersebut langsung menyulut spekulasi di kalangan pendukung Green Force. Banyak yang berharap pemain kelahiran Swedia itu kembali menjadi bagian dari lini serang Persebaya, terlebih setelah performa tim musim lalu dianggap belum maksimal.
Masih Ada Cinta untuk Persebaya?
Dalam wawancara yang sama, Mahmoud Eid menyebut Persebaya sebagai klub yang memiliki tempat spesial di hatinya.
Ia mengaku punya kenangan manis selama membela tim Kota Pahlawan, termasuk saat mempersembahkan trofi Piala Gubernur Jatim 2020.
“Persebaya selalu istimewa. Kalau saya kembali, saya rasa proses adaptasi tak akan jadi masalah. Saya sudah tahu atmosfernya,” ujarnya penuh nostalgia.
Ungkapan itu sontak membuat para Bonek—julukan suporter Persebaya—semakin berharap kembalinya sang bomber.
Kehadiran Eid bisa jadi solusi tumpulnya lini depan yang menjadi sorotan musim lalu.
Respons Persebaya: Belum Resmi, Tapi Sudah Kontak
Sementara itu, dari kubu manajemen, Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi, menyatakan pihaknya belum mengambil keputusan final.
Ia menegaskan bahwa klub masih dalam tahap evaluasi total, terutama dalam hal perekrutan pemain asing.
“Kami tidak ingin gegabah. Evaluasi tim masih berjalan dan semua perekrutan harus mendukung target musim depan,” kata Candra.
Meski demikian, Candra tak membantah bahwa komunikasi dengan Mahmoud Eid sudah dilakukan.
Artinya, negosiasi awal sudah dibuka, tinggal menunggu titik temu soal nilai kontrak dan visi tim ke depan.
Liga 1 2025: Momentum Reuni atau Sekadar Spekulasi?
Mahmoud Eid bisa menjadi puzzle penting dalam proyek ambisius Persebaya untuk kembali bersaing di papan atas Liga 1.
Keberadaannya sebagai penyerang tajam yang punya pengalaman internasional akan memberi nilai tambah besar, apalagi ia sudah paham kultur tim dan tuntutan suporter.
Namun di balik harapan itu, masih ada tanda tanya besar: apakah kedua belah pihak bisa menyepakati nilai kontrak dan visi jangka panjang?
Kembalinya Eid bukan sekadar soal nostalgia, tapi juga soal kemampuan adaptasi terhadap taktik baru dan dinamika skuad musim depan.
Jika Persebaya berhasil mengamankan tanda tangan Eid, bukan tidak mungkin mereka menjadi kekuatan yang patut ditakuti sejak pekan pertama.
Kesimpulan
Kembalinya Mahmoud Eid ke Persebaya bisa menjadi transfer paling emosional dan strategis musim ini.
Dengan status bebas transfer dan kecintaan pada klub, peluang reuni ini sangat besar—asal manajemen dan sang pemain bisa menyatukan visi.
Untuk saat ini, satu hal pasti: nama Mahmoud Eid kembali menghiasi pembicaraan panas bursa transfer Liga 1. Dan seluruh Bonek kini tinggal menunggu—akankah kisah lama itu berlanjut di musim baru?
Stay tuned, Bajul Ijo bisa saja meledak kembali bersama Eid!