Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sempat Terjatuh Di Musim Lalu, Pembalap Andy Prayoga Come Back di Final Run 76 Indonesian Downhill

Redaksi • Senin, 5 Mei 2025 | 01:59 WIB
BERI KONTRIBUSI: Pembalap sepeda Andy Prayoga melintasi turunan di sirkuit Ternadi Bike Park.
BERI KONTRIBUSI: Pembalap sepeda Andy Prayoga melintasi turunan di sirkuit Ternadi Bike Park.

KUDUS - Sesi final run 76 Indonesian Downhill di Ternadi Bike Park Minggu (4/5) berlangsung sengit.

Pembalap Andy Prayoga yang pada musim lalu terjatuh kini berhasil menunjukkan tajinya naik ke podium juara pertama.

Pembalap dari tim Polair DH Team mencatatkan waktu tercepat dikelas men elite dengan torehan 2 menit 58 detik.

Di tempat kedua ada nama pembalap Khoiful Mukhib dari 76 Rider dengan waktu 2 menit 59 detik.

Sementara itu Muhammad Abdul Hakim yang mencatkan waktu terbaik saat seeding run kurang beruntung di babak final itu. Ia menempati posisi ke 8 dengan catatan waktu 3 menit 4 detik.

Di kelas women elit pembalap Risa Amelia Agustina konsisten menjaga penampilannya. Riska mencatatkan waktu 3 menit 19 detik. Di tempat kedua ada nama Ayu Triya dengan catatan waktu 3 menit 28 detik.

Pembalap Andy Prayoga mengaku bersyukur atas penampilannya di atas lintasan. Tragedi tahun lalu menjadi pelajaran yang berarti olehnya.

Dia menceritakan di musim lalu harus terjatuh di atas lintasan. Jari dan telapak tangannya mengalami patah.

"Saya berusaha melawan rasa takut dan berhasil comeback," katanya.

Pada tahun ini, Andy mencoba memperbaiki setingan sepedanya. Pemilihan tekanan angin ban yang tak kencang dipilihnya dan membuahkan hasil.

Di sisi lain, kondisi lintasan pada tahun ini cukup baik. Cuaca juga mendukung dan membuat lintasan cukup kering.

"Semoga di seri selanjutnya saya bisa meraih juara kembali dan menyiapkan latihan dengan matang," katanya.

Sementara itu pembalap kelas Women Elit, Riska Amelia mengaku bersyukur bisa tampil konsisten. Sebelumnya di sesi seeding run dia telah mempelajari kondisi trak.

"Bersyukur sekali bisa berjalan lancar di seri pembuka ini. Semoga prestasi bisa kembali berlanjut di seri berikutnya," katanya.

Event Director 76 Indonesian Downhill, Aditya Nugraha, menyatakan, di seri pembuka ini banyak kejutan yang terjadi. Terutama di kelas men junior nama-nama baru mampu bersaing dan keluar jadi juara, salah satunya dari 76 Rider Dimas.

Sebelumnya ia juga memprediksi bahwa peringkat pertama akan mencatkan waktu di bawah 3 menit. Hal itu terbukti di sesi final run.

"Sangat senang sekali kompetisi berjalan kompetitif dan rider mampu push kemampuannya. Dan perlombaan berjalan lancar," jelasnya.

Pada sesi final run itu, para rider tentunya mempunyai strategi khusus. Sedangkan saat sesi seeding run, mereka menyimpan tenaganya. (Galih Erlambang)

Editor : Mahendra Aditya
#Ternadi Bike Park #downhill #Indonesian Downhill #Ternadi Bike Park Kudus #Sesi final run 76 Indonesian Downhill