Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Erick Thohir Bahas Peran Indra Sjafri dan Jabatan Direktur Teknik PSSI: Pergantian Penting Dijadwalkan pada Juni 2025!

Arikatul Ulya • Kamis, 1 Mei 2025 | 12:18 WIB
Menteri BUMN, Erick Thohir.
Menteri BUMN, Erick Thohir.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, belum lama ini menyampaikan pandangannya terkait peran rangkap yang dijalani oleh Indra Sjafri di lingkungan federasi sepak bola Indonesia.

Indra yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI, kini memiliki peran yang lebih terbatas.

Usai gagal dalam ajang Piala Asia U-20, Indra masih menjabat sebagai pelatih Timnas U-20 dan juga aktif dalam Komite Teknik PSSI. 

Kontribusi Indra Sjafri di PSSI sangat berarti, seperti yang terlihat dari keberhasilannya mengantarkan Timnas U-22 Indonesia meraih medali emas di SEA Games 2023.

Namun, terdapat beberapa pihak yang merasa ragu terhadap perannya ketika Timnas U-20 di ajang Piala Asia U-20 mengalami kegagalan.

Meskipun begitu, Erick Thohir menyampaikan bahwa Indra tetap diberi kepercayaan sebagai anggota Komite Teknik. 

Selain itu, ia juga masih berada pada posisi penting dalam PSSI.

“Indra Sjafri dikenal memiliki pengalaman panjang dan kontribusi besar dalam dunia sepak bola Indonesia. Karena itu, meskipun ia tidak lagi menjabat sebagai pelatih Timnas U-20, kami tetap memberikan kepercayaan kepadanya untuk turut berkontribusi dalam pengembangan tim dan sistem di PSSI,” ujar Erick dalam sebuah wawancara.

Kendati Indra Sjafri masih terlibat dalam struktur organisasi, Erick Thohir menegaskan bahwa PSSI berencana melakukan pembenahan besar terhadap struktur federasi, termasuk pada Komite Teknik. 

Rencana perubahan tersebut akan dibahas secara lebih rinci dalam Kongres Tahunan PSSI yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Juni 2025.

Di kongres tersebut, Erick mengungkapkan bahwa PSSI akan mengkaji ulang peran-peran yang ada dan memutuskan perubahan yang mungkin diperlukan untuk memperkuat kinerja organisasi dan tim nasional.

Erick juga sedang dalam proses penianjauan struktur dan fungsi PSSI. 

Perubahan Struktur dan Masa Depan Timnas Indonesia

PSSI memiliki dasar yang kokoh dalam usaha untuk memperbaiki struktur organisasinya.

Mengingat pesatnya perkembangan sepak bola di tingkat global, pengembangan baik organisasi maupun tim nasional Indonesia harus dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. 

Pengalaman Indonesia di ajang Piala Asia U-20 2025 menjadi pelajaran penting, dan Erick Thohir menyadari bahwa peningkatan dalam aspek teknis maupun manajerial harus segera diwujudkan agar Indonesia mampu bersaing secara lebih kompetitif di tingkat Asia.

Salah satu perubahan besar yang akan terjadi adalah terkait posisi Direktur Teknik PSSI.

Erick mengungkapkan bahwa sampai saat ini, PSSI masih terus berupaya menemukan calon yang tepat untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Indra Sjafri. 

Walaupun sebelumnya sempat diperkirakan bahwa pengumuman terkait posisi tersebut akan dilakukan pada akhir Februari 2025, proses negosiasi serta penyelesaian kontrak dengan calon pengganti ternyata membutuhkan waktu lebih panjang dari perkiraan awal.

Erick menyampaikan bahwa ia sedang dalam proses pembuatan keputusan yang penting.

Ia tengah mencari kandidat yang paling tepat untuk menduduki jabatan Direktur Teknik dengan pertimbangan yang matang, mengingat jabatan ini memiliki peran yang sangat krusial. 

Tugas utamanya mencakup pengembangan serta pembinaan tim nasional Indonesia, memastikan sistem pelatihan berjalan optimal, dan membangun sinergi dengan para pelatih serta pemangku kepentingan lainnya.

Pengganti Indra Sjafri diharapkan mampu memajukan sepak bola Indonesia dengan memegang erat visi PSSI.

Sosok yang Diharapkan Mengisi Posisi Direktur Teknik 

Baca Juga: Ratusan Peserta Lomba Video Konten Literasi di Jepara Ikuti Pembekalan, Ini Rincian Hadiahnya

Erick Thohir mengungkapkan bahwa PSSI sedang mencari sosok yang tidak hanya berpengalaman dalam sepak bola, tetapi juga memiliki wawasan luas tentang pengembangan sumber daya manusia, baik itu pelatih, pemain, maupun staf pendukung lainnya.

Sosok pengganti yang dicari diharapkan dapat menjalin kerja sama yang erat dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun di luar federasi, untuk menciptakan sinergi yang lebih kuat dalam memajukan sepak bola Indonesia.

Sejumlah spekulasi pun bermunculan mengenai siapa yang akan mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Indra Sjafri. 

Beberapa nama yang kerap muncul dalam pembicaraan publik adalah mantan pemain timnas Indonesia yang memiliki rekam jejak mentereng, baik sebagai pemain maupun pelatih.

Selain itu, PSSI kemungkinan akan membuka opsi untuk merekrut pelatih asing yang memiliki rekam jejak di level internasional guna memberikan perspektif baru dalam pengembangan Timnas Indonesia.

Namun, yang lebih penting adalah visi dan misi yang akan dibawa oleh Direktur Teknik baru tersebut. 

Melihat berbagai tantangan yang dihadapi PSSI dan Timnas Indonesia—mulai dari kegagalan di kompetisi internasional hingga kurang optimalnya pembinaan pemain muda—peran ini menjadi sangat strategis dalam menentukan jalannya kemajuan sepak bola Indonesia di masa depan.

Harapan Penggemar dan Publik

Dengan adanya perubahan besar yang direncanakan pada Juni mendatang, penggemar sepak bola Indonesia sangat berharap agar PSSI dapat melakukan langkah strategis yang akan memberikan dampak positif bagi sepak bola Indonesia. 

Baca Juga: Siap-Siap, Berikut Daftar Hari Besar dan Rekomendasi Untuk Mengajukan Cuti di Bulan Mei 2025

Setelah sekian lama, akhirnya ada sinyal bahwa PSSI akan lebih serius dalam melakukan pembenahan, terutama dalam aspek teknis dan manajerial.

Selain itu, Timnas Indonesia diharapkan dapat bertanding lebih baik di kancah Internasional yaitu pada Kalifikasi Piala Dunia serta banyak turnamen bergengsi lainnya.   

Meski dalam beberapa tahun terakhir terdapat kemajuan di level klub dan kompetisi domestik, Indonesia masih kesulitan untuk bersaing dengan kekuatan besar sepak bola Asia. 

Oleh karena itu, banyak pihak berharap agar Direktur Teknik yang baru dapat membawa perubahan yang konstruktif bagi Timnas Indonesia dan membantu mendorong pencapaian prestasi yang lebih cemerlang di tingkat internasional.

Sebagai salah satu perubahan penting yang akan datang, evaluasi terhadap struktur organisasi PSSI dan posisi Direktur Teknik menjadi sangat menarik untuk diikuti.

Diharapkan dengan adanya perubahan ini, pengembangan sepak bola Indonesia dapat berlangsung lebih efektif dan menghasilkan performa yang lebih baik di kompetisi internasional. 

Semua mata kini tertuju pada Kongres Tahunan PSSI pada Juni 2025, di mana perubahan besar di PSSI akan diumumkan.

Setiap kebijakan yang diambil untuk Timnas Indonesia harus mampu mendorong perkembangan sepak bola nasional ke arah yang lebih baik.

 

 
Editor : Ali Mustofa
#erick thohir #direktur teknik #pssi #indra sjafri