Live di TVRI Sports! Pink Spider vs Red Spark, Final Leg 5 Liga Voli Korea 2025 yang Paling Menegangkan!
Mahendra Aditya Restiawan• Selasa, 8 April 2025 | 21:56 WIB
Red Sparks
RADAR KUDUS - Drama puncak Liga Voli Korea musim 2024/2025 akhirnya mencapai babak penentuan.
Laga pamungkas atau leg kelima final antara Pink Spider dan Red Spark akan digelar pada Selasa, 8 April 2025 pukul 17.00 WIB di Samsan World Gymnasium, Incheon, Korea Selatan.
Pertandingan ini akan disiarkan langsung oleh TVRI Sports HD dan juga dapat diakses melalui layanan live streaming, memberi peluang bagi pecinta voli di Indonesia untuk menyaksikan langsung duel sengit dua tim raksasa dari negeri Ginseng.
Perjalanan menuju leg kelima ini penuh ketegangan. Pink Spider yang tampil garang di dua pertandingan awal dan sempat unggul 2-0 dalam format best of five, gagal menyegel gelar saat menjalani dua laga tandang di markas Red Spark.
Tim asuhan Marcello Abondanza takluk di Daejeon dalam dua leg beruntun, membuat agregat final kembali imbang 2-2.
Kini, leg kelima menjadi penentu segalanya—pemenang laga ini akan dinobatkan sebagai juara V-League musim 2024/2025.
Yang membuat laga ini semakin emosional adalah kenyataan bahwa ini bisa menjadi pertandingan terakhir sang kapten legendaris, Kim Yeon-koung.
Atlet senior Korea Selatan yang juga bintang utama Pink Spider itu telah mengumumkan rencana pensiunnya setelah musim ini berakhir.
Dengan demikian, pertandingan Selasa nanti bukan hanya soal gelar, tapi juga tentang menutup perjalanan karier sang bintang dengan sebuah kemenangan manis.
Meski di atas kertas Pink Spider diunggulkan karena bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter, laga ini jauh dari kata mudah.
Red Sparks Menang lawan GS Caltex Round 5, Megawati jadi Inspirasi Kemenangan
Red Spark sedang berada dalam momentum terbaik setelah sukses memaksa final berlanjut hingga leg terakhir.
Kepercayaan diri tim asuhan pelatih Park Mi-hee melonjak tajam usai mencatatkan dua kemenangan krusial di kandang mereka, menegaskan bahwa mereka siap merusak pesta perpisahan Kim Yeon-koung di hadapan publik Incheon.
Jika menilik sejarah, Pink Spider memang memiliki trauma tersendiri dalam situasi seperti ini.
Pada final Liga Voli Korea musim 2022/2023, mereka juga sempat unggul 2-0 atas Hi-Pass, namun kemudian kalah di tiga leg berikutnya dan gagal menjadi juara.
Kini, sejarah seolah mengulang diri, dan Pink Spider ditantang untuk membuktikan bahwa mereka telah belajar dari kesalahan masa lalu.
Selain faktor mental dan tekanan sejarah, aspek teknis dan strategi juga menjadi perhatian. Pink Spider harus memperbaiki pola permainan mereka yang terlihat menurun dalam dua leg terakhir.
Kehilangan kontrol pada set-set kritis menjadi titik lemah yang dimanfaatkan dengan baik oleh Red Spark.
Pelatih Marcello Abondanza sendiri mengakui timnya harus segera mengevaluasi taktik dan memperbaiki koordinasi agar bisa tampil maksimal di laga penentu nanti.
Sementara Red Spark datang ke Incheon dengan kepercayaan diri tinggi dan semangat juang tanpa beban.
Mereka tahu tekanan utama ada di pundak tuan rumah. Strategi bermain agresif sejak awal laga, seperti yang mereka terapkan di leg 3 dan 4, kemungkinan besar akan kembali digunakan untuk mematahkan ritme permainan Pink Spider.
Jika berhasil mengambil satu atau dua set awal, tekanan psikologis akan beralih kepada tim lawan.
Usai laga, pelatih Ko Hee Jin beserta para pemain Red Sparks langsung meninggalkan lapangan tanpa melakukan peregangan maupun menyapa para pendukung yang sudah datang jauh-jauh ke Gwangju.
Bagi penonton di Indonesia, pertandingan ini menjadi tontonan wajib, apalagi mengingat hype voli Korea meningkat setelah semakin banyak pemain Asia, termasuk dari Indonesia, dilirik klub-klub V-League.
TVRI Sports HD telah memastikan akan menyiarkan pertandingan ini secara langsung pada pukul 17.00 WIB.
Penonton juga bisa mengakses tayangan ini melalui layanan streaming resmi TVRI bagi yang ingin menyaksikan lewat perangkat digital.
Hingga saat ini belum ada perubahan jadwal resmi dari pihak penyelenggara maupun stasiun TV pemegang hak siar.
Namun, penonton diimbau untuk tetap memantau kanal resmi TVRI atau akun media sosial resmi V-League Korea untuk pembaruan terkini, terutama terkait kemungkinan perubahan waktu tayang yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Seri final yang sengit kini bertengger di angka 2-2, menjadikan laga ini sebagai penentu mutlak siapa yang berhak membawa pulang mahkota juara musim ini.
Namun, lebih dari sekadar gelar, laga ini bisa menjadi tonggak sejarah baru, terutama bagi Megawati Hangestri Pertiwi—atlet Indonesia yang jadi jantung permainan Red Sparks.
Megawati, Bintang yang Menyalakan Harapan Red Sparks
Tak ada yang menyangkal bahwa kehadiran Megawati telah mengubah wajah Red Sparks musim ini.
Setelah paceklik gelar selama lebih dari satu dekade, klub asal Daejeon itu kini tinggal selangkah lagi mengangkat trofi keempat dalam sejarah mereka.
Megawati, yang akrab dijuluki “Megatron”, tampil dominan sepanjang musim, bahkan ketika Red Sparks terpuruk di dua laga awal final.
Skor telak 0-3 dan kekalahan tipis 2-3 dari Pink Spiders sempat mengguncang semangat tim, namun Megawati menjadi motor kebangkitan.
Di leg ketiga dan keempat, Red Sparks bangkit dengan dua kemenangan dramatis—keduanya berakhir 3-2.
Tak hanya menyamakan kedudukan, tetapi juga mempertebal kepercayaan diri skuad asuhan Ko Hee-jin.
“Kami ingin pertandingan terakhir ini menjadi momen yang tak terlupakan. Kami siap tampil habis-habisan untuk para penggemar,” ujar Ko dengan optimisme tinggi, dikutip dari The Spike.
Kutukan Final Masih Bayangi Pink Spiders
Sementara Red Sparks tengah naik daun, Pink Spiders justru dihantui sejarah kelam di partai puncak. Tiga kali berturut-turut mereka masuk final, tiga kali pula mereka pulang dengan tangan hampa.
Kini, peluang mereka meraih gelar kelima sepanjang sejarah klub hanya tinggal satu laga.
Meski sempat mendominasi dua pertandingan pertama, kegagalan mempertahankan momentum memberi sinyal bahwa masalah mental kembali menghantui tim asuhan Marcello Abbondanza ini.
Jika Pink Spiders kembali tumbang, maka mereka akan menorehkan empat kekalahan final berturut-turut—rekor yang bisa menjadi luka mendalam dalam sejarah klub.
Hasil Final V-League Korea 2024/2025 (Hingga Leg 4)
31 Maret: Pink Spiders 3-0 Red Sparks
2 April: Pink Spiders 3-2 Red Sparks
4 April: Red Sparks 3-2 Pink Spiders
6 April: Red Sparks 3-2 Pink Spiders
8 April: Penentuan gelar (Live di TVRI Sports, 17.00 WIB)
Misi Ganda Megawati: Bawa Red Sparks Juara, Lanjutkan Perjalanan di Proliga
Tak hanya sedang menulis kisah emas di Korea Selatan, Megawati juga siap kembali ke tanah air untuk memperkuat Jakarta BIN di Proliga 2024. Kepastian ini membuat publik Indonesia kian bangga, karena sang bintang bukan sekadar bermain di luar negeri, tetapi juga konsisten tampil di level tertinggi.
Perjalanan Megawati di Korea telah membuka mata dunia akan potensi pemain Indonesia. Dari serangan mematikan hingga kerja sama tim yang solid, kontribusinya di Red Sparks tak tergantikan.
“Megawati telah membuktikan bahwa atlet Indonesia bisa bersaing di level elit Asia. Ini menjadi inspirasi besar bagi generasi muda voli Indonesia,” kata salah satu pengamat olahraga nasional.
Red Sparks
Saksikan Laga Sejarah Ini Secara Langsung
Pertandingan penentuan ini akan disiarkan secara langsung melalui TVRI Sports, serta tersedia melalui platform digital dan akun resmi masing-masing klub.
Para penggemar juga bisa mengikuti perkembangan pertandingan lewat kanal live score dan media sosial resmi V-League Korea.
Momentum Penentuan: Siapa yang Menjadi Ratu Voli Korea?
Red Sparks berada di ambang mengakhiri puasa gelar selama 13 tahun. Pink Spiders, di sisi lain, bertarung keras untuk menghapus trauma kekalahan beruntun di final.
Megawati menjadi simbol kebangkitan Red Sparks, sekaligus kebanggaan jutaan mata yang menanti dari Indonesia.
Apapun hasilnya, sore ini akan menjadi sejarah. Bukan hanya untuk dua klub terbaik di Liga Voli Korea, tapi juga bagi Megawati Hangestri, yang tengah menuliskan babak emas dalam kariernya.
Akankah Megawati membawa Red Sparks ke singgasana? Atau Pink Spiders akhirnya mematahkan kutukan? Jawabannya ada di laga pamungkas ini. Jangan lewatkan!
Dengan atmosfer yang panas, rivalitas yang tajam, dan drama perpisahan sang kapten legendaris, pertandingan Pink Spider vs Red Spark di leg 5 ini menjadi lebih dari sekadar perebutan gelar juara.
Ini adalah laga yang penuh emosi, tekanan, dan sejarah yang siap tercatat kembali di dunia voli Korea. Jangan lewatkan satu pun momen penting dari laga paling menentukan ini, hanya di TVRI Sports HD! (*)