KUDUS – Persiku Kudus memastikan diri bertahan di Liga 2 musim 2025/2026 mendatang.
Hasil ini didapat setelah tim berjuluk Macan Muria itu, mengandaskan Persekat Tegal 2-1 di Stadion Wergu Wetan kemarin sore.
Kedua tim ini, tampil begitu ngotot sejak peluit babak pertama ditiup.
Meski kedua tim hanya butuh hasil imbang, Persekat memberikan perlawanan dan cukup merepotkan bagi tuan rumah.
Hingga peluit babak pertama berakhir, kedua tim ini masih sama kuat. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Persiku harus mengakui keunggulan Persekat dengan cepat.
Hanya dua menit sejak babak kedua digulirkan, pemain Persekat Adilson mampu membuat tim tuan rumah terdiam.
Tertinggal 0-1 Persiku tampil menenekan untuk menyamakan kedudukan. Serangan dari tengah dan sayap diperagakkan anak asuh Alfiat.
Kebuntuan akhirnya berhasil dipecahkan tuan rumah lewat set piece tendangan bebas yang dilesakkan sayap kanan Persiku Antoni Nugroho.
Kiper Persekat dan pemain bertahannya tak mampu mengantisipasi. Gol tersebut dicetak pada menit ke-52.
Meski berhasil imbang, tim tuan rumah tak mengendurkan serangannya untuk membuat pendukung yang hadir di Stadion Wergu Wetan puas.
Permain satu-dua diperagakkan oleh tuan rumah.
Permainan cantik ini, berbuah manis. Bola yang diterima Zola Anggoro di dalam kotak penalti Persekat mengancam gawang sang tamu.
Zola akhirnya dijatuhkan pemain bertahan tim berjuluk Lasykar Ki Gede Sebayu itu.
Eksekusi penalti yang sempurna berhasil dituntaskan oleh Richard Gadze. Pemain asal Ghana tersebut, membawa keunggulan timnya pada menit ke-72.
Skor 2-1 bertahan hingga peluit akhir pertandingan babak kedua dibunyikan. Persiku berhasil mengunci kemenangan sekaligus memastikan bertahan di Liga 2.
Di sisi lain, dengan hasil ini Persiku mengoleksi 16 poin sekaligus bertengger di puncak klasemen akhir Grup J babak playoff.
Kemenangan ini disambut meriah oleh para suporter usai laga pemungkas tersebut. Suporter menyalakan flare dan kembang api.
Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton juga memberikan ucapan selamat kepada tim dan manajemen Persiku.
Mengomentari hasil pertandingan tersebut, Pelatih Persiku Alfiat mengucap syukur atas kemenangan di kandang ini.
Dia mengapresiasi anak asuhnya yang bekerja keras di dalam lapangan.
”Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan suporter, dengan hasil ini Persiku bertahan di Liga 2,” katanya.
Sementara itu, Kapten Persiku Jajang Mulyana mengaku, tak bisa berkomentar banyak atas hasil kemenangan yang dipetik di laga pamungkas itu.
Ia hanya bisa berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Persiku hingga detik ini.
”Alhamdulillah dengan hasil ini, Persiku bisa tetap stay di Liga 2,” tandasnya.
Sementara itu, Pelatih Persekat I Putu Gede mengaku situasi pertandingan mirip di Gresik United. Timnya sempat unggul dan disamakan tuan rumah.
Namun dalam pertandingan kali ini, Persekat tak beruntung dan kandas oleh tim tuan rumah Persiku.
”Lapangan gelap, beruntung tidak hujan. Ada lampu tapi nggak nyala," ungkapnya. (gal/lin)
Editor : Ali Mustofa