Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persiku Kudus Berpeluang Bertahan di Liga 2, Cukup Bermain Imbang Kontra Persekat, Lho Kok Bisa?

Galih Erlambang Wiradinata • Minggu, 23 Februari 2025 | 15:12 WIB
CUKUP IMBANG: Pemain Persiku berebut bola dengan pemain Gresik United.
CUKUP IMBANG: Pemain Persiku berebut bola dengan pemain Gresik United.

KUDUS – Persiku Kudus semakin dekat untuk mengamankan tempatnya di Liga 2.

Tim berjuluk Macan Muria ini hanya perlu meraih hasil imbang dalam laga terakhir melawan Persekat Tegal untuk memastikan diri tetap bertahan di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia.

Hasil imbang akan menempatkan Persiku di posisi kedua klasemen akhir grup J dengan koleksi 14 poin, sama dengan Persekat yang akan finis di peringkat pertama.

Skenario ini terjadi setelah pertandingan antara Gresik United dan Persibo Bojonegoro berakhir tanpa gol (0-0), yang membuat Persibo mengoleksi 10 poin dan Gresik United 11 poin.

Dengan demikian, Persibo masih memiliki satu laga sisa melawan Persewar Waropen.

Jika Persibo mampu memenangkan pertandingan tersebut, mereka akan finis di peringkat ketiga dengan 13 poin dan harus menjalani babak play-off degradasi.

Sebaliknya, Persiku hanya membutuhkan hasil imbang untuk menghindari skenario tersebut dan memastikan bertahan di Liga 2.

Persiapan Maksimal untuk Laga Penentu

Pelatih Persiku Kudus, Alfiat, menegaskan bahwa timnya tidak ingin sekadar bermain aman dengan mengincar hasil imbang.

Ia menargetkan kemenangan demi menuntaskan babak play-off degradasi dengan hasil maksimal.

“Meski hasil imbang sudah cukup bagi kami, tetap saja kami ingin menang. Kami ingin menyapu bersih laga akhir ini dengan kemenangan, terutama karena kami bermain di kandang sendiri,” ujar Alfiat.

Ia menyadari bahwa Persekat Tegal tidak akan bermain setengah hati. Tim asal Tegal itu diprediksi tetap tampil ngotot untuk menutup kompetisi dengan kemenangan.

Oleh karena itu, Persiku harus menyiapkan strategi matang untuk menghadapi permainan agresif lawan.

Dukungan Suporter Jadi Kunci

Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan besar bagi Persiku Kudus. Alfiat berharap dukungan penuh dari para suporter dapat memberikan tambahan motivasi bagi para pemainnya.

Ia mengajak seluruh pendukung setia Macan Muria untuk memenuhi tribun Stadion Wergu Wetan dan memberikan dukungan penuh bagi tim kesayangan mereka.

“Kami butuh atmosfer yang positif dan semangat dari suporter. Kehadiran mereka di stadion akan menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk berjuang maksimal di lapangan,” imbuhnya.

Laga melawan Persekat Tegal menjadi partai hidup dan mati bagi Persiku Kudus.

Dengan hasil yang menguntungkan sejauh ini, Persiku diharapkan bisa mengunci tempat di Liga 2 musim depan dan terhindar dari ancaman degradasi.

Kini, semua mata tertuju pada duel krusial yang akan menjadi penentu nasib Macan Muria di kasta kedua sepak bola Indonesia.(gal)

Editor : Mahendra Aditya
#babak play off degradasi Liga 2 #Pegadaian Liga 2 #persiku kudus #persiku #Liga 2