RADAR KUDUS - Di Chungmu Gymnasium, Sabtu (22/2/2025) Red Sparks kembali menunjukkan performa impresif di Liga Voli Korea 2024-2025 setelah menaklukkan GS Caltex dengan skor telak 3-0 (25-23, 25-23, 25-12).
Kemenangan ini membawa Red Sparks naik ke posisi kedua klasemen, menggusur Hyundai Hillstate yang sebelumnya menempati posisi runner-up.
Selain kemenangan tim, pertandingan ini juga menegaskan dominasi Gyselle Silva di daftar pencetak angka terbanyak musim ini.
Pevoli asal Kuba itu tetap kokoh di puncak top skor dengan koleksi 814 poin, sementara Megawati Hangestri Pertiwi masih berada di posisi ketiga dengan 709 poin.
Namun, laga ini juga diwarnai insiden cedera yang menimpa Vanja Bukilic.
Opposite hitter asal Serbia tersebut harus ditarik keluar setelah mengalami cedera pergelangan kaki akibat insiden dengan Gyselle Silva di set pertama.
Jalannya Pertandingan: Red Sparks Kembali ke Jalur Kemenangan
Laga dimulai dengan dominasi GS Caltex yang langsung unggul 5-3 di awal set pertama. Red Sparks sempat tertinggal empat angka pada interval pertama (5-9) sebelum akhirnya menemukan ritme permainan.
Namun, momen krusial terjadi pada kedudukan 6-9 ketika Vanja Bukilic bertabrakan dengan Gyselle Silva saat mencoba melakukan blok.
Rekaman ulang menunjukkan bahwa Bukilic mendarat dengan posisi tidak sempurna setelah menginjak kaki Silva, yang membuatnya mengalami cedera pergelangan kaki.
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, segera menarik Bukilic dan memasukkan Jeon Da-bin untuk menggantikannya.
Setelah insiden tersebut, Red Sparks perlahan mulai mendominasi pertandingan.
Spike tajam Megawati dan kombinasi serangan middle blocker seperti Jung Ho-young dan Park Eun-jin membuat Red Sparks mampu mengejar ketertinggalan dan akhirnya menutup set pertama dengan kemenangan 25-23.
Dominasi Red Sparks Berlanjut di Set Kedua dan Ketiga
Set kedua dimulai dengan agresivitas tinggi dari Red Sparks.
Megawati kembali menjadi motor serangan bersama Pyo Seung-ju. Keunggulan 8-3 di awal set membuat Red Sparks semakin percaya diri.
GS Caltex sempat mencoba mengejar ketertinggalan hingga memperkecil jarak menjadi 18-21, tetapi Red Sparks tetap mampu menutup set dengan kemenangan 25-23.
Di set ketiga, dominasi Red Sparks semakin terlihat. Tim asuhan Ko Hee-jin langsung unggul jauh 8-3 dan semakin menjauh setelah servis ace dari Megawati.
Silva yang menjadi andalan GS Caltex sempat berusaha menghidupkan asa timnya dengan beberapa spike tajam, tetapi Red Sparks sudah terlalu jauh di depan.
Set ketiga ditutup dengan skor 25-12, memastikan kemenangan telak bagi Red Sparks.
Baca Juga: Red Sparks Geser Hyundai Hillstate! Klasemen Liga Voli Korea Terbaru Round 5
Klasemen Sementara Liga Voli Korea 2024-2025
-
Pink Spiders – 30 pertandingan | 25 menang | 5 kalah | 76-32 rasio set | 73 poin
-
Red Sparks – 30 pertandingan | 21 menang | 9 kalah | 73-48 rasio set | 58 poin
-
Hyundai Hillstate – 30 pertandingan | 18 menang | 12 kalah | 69-47 rasio set | 57 poin
-
IBK Altos – 30 pertandingan | 12 menang | 18 kalah | 47-65 rasio set | 37 poin
-
Hi-Pass – 29 pertandingan | 11 menang | 18 kalah | 48-65 rasio set | 33 poin
-
AI Peppers – 29 pertandingan | 10 menang | 19 kalah | 44-68 rasio set | 30 poin
-
GS Caltex – 30 pertandingan | 7 menang | 23 kalah | 44-74 rasio set | 24 poin
Top Skor Liga Voli Korea 2024-2025
-
Gyselle Silva (GS Caltex) – 814 poin
-
Laetitia Moma (Hyundai Hillstate) – 720 poin
-
Megawati Hangestri Pertiwi (Red Sparks) – 709 poin
Analisis dan Prospek Red Sparks
Kemenangan atas GS Caltex memberikan angin segar bagi Red Sparks yang terus berusaha mengejar Pink Spiders di puncak klasemen.
Dengan hanya enam pertandingan tersisa sebelum babak playoff, posisi Red Sparks di peringkat kedua masih belum aman, terutama dengan Hyundai Hillstate yang mengintai di posisi ketiga dengan selisih satu poin saja.
Salah satu kunci keberhasilan Red Sparks musim ini adalah ketajaman Megawati Hangestri dan Gyselle Silva yang terus bersaing di daftar pencetak angka terbanyak.
Meski masih tertinggal dari Silva, performa Megawati semakin meningkat dan masih berpeluang untuk naik peringkat di klasemen top skor.
Namun, tantangan besar masih menanti Red Sparks, terutama dengan absennya Vanja Bukilic akibat cedera.
Kehadiran Jeon Da-bin sebagai pengganti di laga melawan GS Caltex cukup menjanjikan, tetapi Red Sparks perlu menemukan keseimbangan baru di lini serang jika ingin terus bersaing di papan atas.
Dengan momentum kemenangan ini, Red Sparks diharapkan bisa mempertahankan performa terbaiknya untuk mengamankan posisi di babak playoff dan berusaha meraih gelar juara Liga Voli Korea 2024-2025.(*)
Editor : Mahendra Aditya