PATI – Selesai sudah petualangan Persipa Pati di Liga 2. Tim berjuluk Laskar Saridin ini hanya bertahan selama 3 musim saja.
Sejak kali pertama berlaga di Liga 2 pada musim 2022/2023.
Kekalahan 0 – 1 atas tamunya Persikas Subang pada laga (21/1) semakin membenamkan Laskar Saridin ke Liga 3 musim depan.
Kekalahan yang semakin menambah sakit karena terjun ke Liga 3.
Kemenangan pun bila menjadi milik Persipa Pati akan sia-sia, karena di pertandingan lain Persipura Jayapura berhasil mengalahkan tamunya Rans Nusantara FC dengan skor telak 8 – 0.
Kekecawaan nampak dari raut muka para pemain usai peluit panjang ditiup wasit. Beberapa pemain terlihat cukup emosi dan tidak kuasa menahan kekecawaan yang begitu mendalam.
Karena tidak bisa menyelamatkan timnya dari jurang degradasi.
Beberapa pemain seperti Murdaim dan Rifai Marsi bahkan sampai menangis saat menuju ruang ganti pemain.
Di pertandingan terakhirnya di kandang, Persipa Pati tampil buruk. Permainan tidak berkembang dengan baik.
Satu peluang emas dari Silvio Escobar di dalam kotak penalti juga luput, padahal dia sudah mendapatkan bola dan tinggal berhadapan dengan kiper Persikas Subang.
Namun sepakannya terlampu lemah dan dapat diamankan dengan baik.
Karteker Pelatih Kepala Persipa Pati Sasi Kirono tidak dapat banyak berkomentar atas hasil pertandingan tersebut.
“Saya mohon maaf, karena (Persipa) dipastikan terdegradasi. Saya tidak bisa berkomentar banyak,” ungkap Sasi Kirono.
Lebih lanjut Sasi Kirono menilai hasil buruk ini menjadi tanggungjawab semua pihak. Tidak bisa menyalahkan ke satu orang.
“Mohon maaf karena sangat mengecewakan. Mudah-mudahan suporter tetap mendukung tim ini, di Liga 3 nanti cepat naik lagi dengan dukungan dari suporter,” lanjutnya.
Sementara itu di luar stadion puluhan suporter Persipa Pati menghadang pintu keluar. Mereka meminta penjelasan dari pemain dan manajamen atas hasil buruk yang membuat Persipa Pati terdegradasi.(aua)
Perjalanan Persipa Pati di Liga 2
2024/2025 = degradasi
2023/2024 = bertahan
2022/2023 = kompetisi berhenti di tengah jalan akibat tragedi Kanjuruhan
2021/2022= promosi ke Liga 2
2021 = juara Liga 3 Jateng
Editor : Mahendra Aditya