SIDOARJO – Setelah sempat ditunda lantaran adanya kericuhan, pertandingan antara Persela Lamongan versus Persijap Jepara kembali dilanjutkan kemarin.
Venue pertandingan tersebut berubah dari semula di Stadion Tuban Sport Center Kabupaten Tuban, dialihkan ke Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Pertandingan lanjutan itu dimulai dari menit ke-79 hingga menit ke-94. Hasilnya Persijap tetap unggul atas tuan rumah Persela Lamongan yaitu 0-1.
Hasil itu memastikan Laskar Kalinyamat, julukan Persijap, lolos ke babak play off promosi lantaran mampu mengakhiri babak 8 besar dengan status runner up Grup Y dengan raihan 9 poin.
Di play off, Persijap Jepara akan menghadapi PSPS Riau yang jadi runner up Grup X.
Kedua tim tersebut akan saling berebut 1 tiket promosi ke Liga 1 musim depan.
Terkait jadwal dan venue pertandingan antara kedua tim tersebut saat ini masih menanti kepastian.
Dalam laga lanjutan itu taka da gol yang tercipta dari keduanya.
Satu-satunya gol dicetak Rosalvo Candido ke gawang Persela di menit ke-37 pada Selasa (18/2) sore. Gol itu mampu dijaga hingga akhir pertandingan.
Diketahui, laga antara Persela Lamongan dengan Persijap itu sempat diwarnai kericuhan di menit ke-79.
Sejumlah supporter Persela menyalakan flare dan melempar smoke bomb ke lapangan.
Tak hanya itu, beberapa supporter juga nekat turun ke lapangan dan melakukan pembakaran papan adboard dan jarring gawang.
Kerusuhan itu membuat pertandingan harus dihentikan.
Head Coach Persijap Jepara Widodo C Putro mengakui laga lanjutan yang digelar di Sidoarjo itu cukup memakan stamina anak asuhnya.
Pasalnya, karena kericuhan yang terjadi di Stadion Tuban Sport Center membuat skuad Persijap harus dievakuasi menggunakan kendaraan taktis (rantis) saat keluar dari stadion.
Setelahnya, para pemain Persijap masih harus melakukan perjalanan menuju ke Sidoarjo.
Untuk melanjutkan pertandingan yang tersisa 11 menit di waktu normal. Skuad Persijap baru tiba di Sidoarjo kemarin sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
Paginya, sekitar pukul 06.00 WIB sudah harus mempersiapkan diri untuk melakoni pertandingan yang dilansungkan pukul 09.00 WIB.
”Ini cukup luar biasa menurut saya yang melelahkan. Tetapi teman-teman pemain tetap semangat. Inilah, jiwa ini yang harus tetap kami pelihara di pertandingan berikut. Jadi selamat untuk Persijap Jepara,” tegas Widodo kemarin. (rom)
Editor : Ali Mustofa