Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persiku Dibawah Asuhan Alfiat Tunjukkan Kualitas Bermain dengan Gaya Kaki ke Kaki, Tampil Mendominasi

Galih Erlambang Wiradinata • Rabu, 12 Februari 2025 | 03:14 WIB
TUNJUKKAN KELASMU: Richard Gadze pemain Persiku berusaha mengamankan bola dari sergapan pemain Bojonegoro di Stadion Wergu Kudus kemarin.
TUNJUKKAN KELASMU: Richard Gadze pemain Persiku berusaha mengamankan bola dari sergapan pemain Bojonegoro di Stadion Wergu Kudus kemarin.

KUDUS – Skuad Persiku Kudus, di bawah asuhan pelatih Alfiat, menunjukkan perkembangan signifikan dalam permainan mereka.

Taktik bola dari kaki ke kaki yang diperagakan oleh pemain-pemain Macan Muria berhasil mencuri perhatian dalam laga pertama mereka melawan Persibo Bojonegoro di Stadion Wergu Kudus kemarin.

Dalam pertandingan tersebut, Persiku tampil lebih dominan, terutama dalam penguasaan bola. Berdasarkan statistik pertandingan, Persiku mencatatkan ball possession sebesar 52 persen, sedangkan Persibo Bojonegoro hanya menguasai 48 persen.

Baca Juga: Top... Persiku Kudus Gacor Banget saat Lawan Persibo Bojonegero dan Berhasil Menang pada Playoff Degradasi Liga 2

Hal ini menjadi bukti bahwa gaya permainan Alfiat yang mengutamakan penguasaan bola dan permainan kolektif mulai menampakkan hasil.

Lini tengah Persiku, yang diperkuat oleh Reshi dan Genta, memainkan peran penting dalam mengatur tempo serangan. Kombinasi keduanya terbukti efektif dalam mengalirkan bola secara tenang dan terstruktur, tanpa terburu-buru.

Gaya bermain ini jelas berbeda dengan gaya sebelumnya di bawah asuhan Bonggo Pribadi, di mana Persiku kerap mengandalkan long ball atau umpan lambung yang mudah dibaca oleh lawan, sehingga membuat serangan mereka mudah dipatahkan.

Kapten Persiku, Jajang Mulyana, menegaskan bahwa seluruh pemain telah menjalankan instruksi pelatih dengan baik, sehingga taktik yang diterapkan berjalan dengan lancar.

“Kami diberikan permainan yang lebih enjoy dan tanpa beban,” ujar Jajang. Ia juga mengakui adanya perbedaan dalam gaya melatih pelatih sebelumnya dan sekarang, dan mengatakan bahwa evaluasi pasca-laga selalu dilakukan bersama rekan-rekannya untuk memperbaiki permainan mereka.

Meski hasil dari pertandingan pertama menunjukkan progres positif, Persiku masih memiliki banyak laga berat di depan.

Baca Juga: Hitung-hitungan Kans Persiku Bertahan di Liga 2: Sisa 4 Pertandingan, Setiap Laga adalah Final

Jajang berharap seluruh suporter setia Persiku dapat memberikan dukungan penuh selama sisa laga putaran kedua babak playoff degradasi ini.

Bermain di Stadion Wergu Wetan, Jajang menginginkan agar timnya berlaga tanpa beban, dan semangat dari teriakan suporter dapat menjadi motivasi untuk meraih kemenangan.

“Ini adalah babak playoff yang sangat menentukan kami bertahan atau tidak. Kami akan memaksimalkan laga home ini,” tegas Jajang.

Di laga lanjutan, Persiku akan berhadapan dengan Gresik United pada Kamis (13/2) di Stadion Wergu Wetan.

Pertandingan tersebut menjadi peluang penting bagi Persiku untuk meraih kemenangan dan memperbaiki posisi mereka.

Saat ini, Persiku berada di peringkat kedua klasemen sementara grup J dengan koleksi sembilan poin, tertinggal satu poin dari Persekat Tegal yang memuncaki klasemen.

Dengan permainan yang semakin solid dan dukungan penuh dari suporter, Persiku bertekad untuk terus menunjukkan kualitas mereka dan meraih hasil maksimal dalam sisa pertandingan.(gal)

Editor : Mahendra Aditya
#babak play off degradasi Liga 2 #persiku kudus #Jajang mulyana #persiku #coach alfiat #Liga 2 #persibo bojonegoro