GROBOGAN - Kerusuhan antar suporter usai laga Persipur melalawan Persebi Boyolali tak berhenti di stadion.
Dua suporter saling kejar dan lempar batu, hingga menyebabkan dua orang mengalami luka di kepala dan memecahkan pintu kaca IGD RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi.
Saat itu, pukul 17.30 WIB usai pertandingan selesai. Dua suporter SPINK dan GARAS diminta bubar untuk meninggalkan lapangan stadion.
Saat perjalanan pawai pulang salah satu suporter satu ketemu dengan yang lainnya.
Kemudian dari salah satu suporter GARAS masuk ke RS Yakkum Purwodadi melalui pintu IGD.
Kemudian dikejar dari suporter lainya. Selanjutnya, salah satu suporter mendatangi ruang IGD dan memecahkan kaca dengan batu.
Selanjutnya mereka melarikan diri. Sedangkan belasan suporter GARAS yang bersembunyi di IGD dan RS diamankan petugas dan anggota polisi.
Mereka kemudian didata dan dimintai keterangan. Dari kerusuhan suporter ada dua suporter yang terkena lemparan batu.
Pertama Rio warga Penawangan kena kepala dan kedua David suporter GARAS dari Desa Guci, Kecamatan Godong terkena lemparan batu di bagian kepala.
David salah satu korban mengaku, bahwa dirinya terkena lemparan batu saat berada di lapangan stadion Krida Bhakti Purwodadi.
Saat itu, terjadi tawuran dengan lemparan botol dan batu dari kedua belah pihak.
”Saat saya lari jalan. Kepala saya sudah berdarah dan dibawa ke Rumah Sakit,” kata David.
Sementara itu, Yosef penjaga IGD RS Yakkum Purwodadi mengatakan, ada pasien yang terkena lemparan batu di stadion Krida Bhakti dibawa ke IGD dirawat dan dijahit.
Dua korban terkena luka di kepala. Setelah mendapatkan perawatan.
Teman-temanya datang ke sini bergerombol disini. Lalu suporter lawan lewat dan memprovokasi terjadi lempar-lemparan.
”Mereka lari dan masuk ke IGD. Ada lawannya datang terus pecah kaca IGD dengan lempar batu,” ujarnya.
Dikatakan, usai pelemparan batu tersebut dari suporter lawan melarikan diri dengan konvoi.
Sedangkan suporter yang lari ke IGD dan ruangan perawatan diamankan oleh petugas keamanan Rumah Sakit dan Polres Grobogan.
Mereka didata dan diminta keterangan atas kejadian tersebut. Selanjutnya dibawa ke Polres Grobogan menggunakan truk dalmas. (mun/ali)
Editor : Ali Mustofa