GROBOGAN – Polres Grobogan mengamankan puluhan suporter yang terlibat keributan antar sesama suporter.
Yaitu pasca pertandingan tuan rumah terjadi di ajang Liga 4 Asprov PSSI Jawa Tengah antara Persipur Purwodadi melawan Persebi Boyolali di stadion Krida Bhakti pada Rabu (5/2)
Aksi itu berlanjut hingga di luar stadion. Polres Grobogan pun merespons dan bergerak cepat dengan melakukan upaya kepolisian.
Hingga akhirnya mengamankan sejumlah pemuda yang diduga mengetahui dan terlibat dalam keributan yang melibatkan sesama suporter Persipur Purwodadi.
Para personel Polres Grobogan yang ditugaskan untuk mengawal para suporter itu pun, kemudian membubarkan kerumunan yang masih terjadi.
Petugas kepolisian juga mengimbau kepada para pendukung Persipur Purwodadi agar tidak terprovokasi dan kembali ke rumah masing-masing dengan tertib.
Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto Wicaksono melalui Kasi Humas Polres Grobogan AKP Danang Esanto menyampaikan, usai terjadinya insiden tersebut, puluhan pemuda yang diduga kuat mengetahui kejadian dimintai keterangan lebih lanjut oleh Sat Reskrim.
”Kami bertindak cepat untuk mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dan mengetahui keributan tersebut, agar situasi tidak semakin memburuk,” kata Kasi Humas Polres Grobogan AKP Danang Esanto.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh suporter sepakbola di Grobogan untuk menjaga kedamaian dan sportivitas, baik sebelum, selama, maupun setelah pertandingan.
”Kami ingin semua pihak, baik suporter maupun pemain, dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan sepakbola berlangsung,” ujarnya.
”Dan kami mengimbau dengan tegas, kepada seluruh lapisan masyarakat agar ikut menjaga kondusivitas dan ketertiban masyarakat Grobogan, karena kami akan menindak tegas siapapun yang membuat ricuh dan rusuh di Kabupaten Grobogan,” tandasnya.
Dalam kejadian kerusahan antar supporter tersebut menjadikan pintu IGD RS Yakkum Purwodadi pecah akibat terkena lemparan batu dari salah satu supporter.
Mereka mengejar lawan supporter lainya hingga masuk bersembunyi di IGD dan memancing suporter lainya datang ke IGD dan terjadi saling lempar dan menjadikan pintu IGD RS Panti Yakkum pecah. (mun)
Editor : Ali Mustofa