Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dicukur 1-3 Persebi Boyolali di Kandang, Bagaimana Kans PSIR Rembang Lolos ke Babak Selanjutnya?

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Kamis, 30 Januari 2025 | 22:20 WIB
DIKAWAL KETAT: Pemain PSIR Rembang Zaenal Cheng dikawal ketat pemain belakang Persebi Boyolali di Stadion Krida Rembang kemarin.
DIKAWAL KETAT: Pemain PSIR Rembang Zaenal Cheng dikawal ketat pemain belakang Persebi Boyolali di Stadion Krida Rembang kemarin.

 

 

REMBANG – Impian PSIR untuk lolos ke babak selanjutnya harus terkubur setelah dipermalukan Persebi Boyolali 3-1 di Stadion Krida Rembang kemarin.

Kini, klub hanya bisa memenangkan dua laga tersisa, dengan harapan tidak terpuruk di dasar klasmen.

Laga kandang kontra Persebi Boyolali kemarin merupakan pertandingan ke-8 bagi PSIR dalam mengarungi Liga 4 Jawa Tengah musim ini.

Kekalahan yang diterima menambah keterpurukan tim berjuluk Laskar Dampo Awang.

Bagaimana tidak, selama melakoni laga di babak penyisihan grup, PSIR hanya menang sekali.

Sehingga, saat ini tim yang identik dengan jersey oranye itu harus parkir di posisi paling bawah klasemen Grub B Liga 4 Jawa Tengah.

Performa PSIR saat laga kemarin juga belum maksimal. Babak pertama anak-anak Rembang sudah kecolongan satu gol pada menit ke 22 oleh Joko Sasongko, sang kapten Persebi.

Di babak kedua, PSIR kembali kebobolan di menit ke 71 oleh Noka Bhirawa Putra.

Laskar Dampo Awang sempat memperkecil selisih gol yang dicetak Rizal pada menit ke 86.

Sayangnya kesenangan itu harus direnggut kembali setelah Fata Alfi yansyah, pemain Persebi berhasil memasukkan bola ke gawang PSIR melalui tendangan sudut.

Rapi’i, Asisten Pelatih PSIR meminta maaf kepada pecinta sepakbola di Rembang atas kekalahan di beberapa pertandingan ini.

Ia berharap, para suporter tetap berpihak kepada PSIR.

”Walaupun dalam beberapa pertandingan ini kami di bawah under perform kami,” katanya.

Menurutnya, kekalahan beruntun yang dialami ini dikarenakan faktor stamina yang diakibatkan persiapan mepet.

”Karena persiapan kami yang mepet akhirnya stamina kami kedodoran. Untuk main dua kali 45 saya rasa itu cukup berat untuk materi pemain yang saat ini,” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, PSIR juga mendatangkan pemain-pemain baru. Meski begitu, Rapi’I menilai belum bisa merubah permainan secara signifikan.

”Karena persiapan yang mepet. Pemain baru juga belum terlalu nyetel buat kami sendiri,” imbuhnya.

Dengan sisa dua pertandingan lagi, pihaknya akan mengusahakan mengambil poin agar supporter tidak terlalu kecewa.

Meskipun ia menyadari, saat ini peluang PSIR untuk lolos sudah tertutup.

”Kalau peluang sendiri sudah tertutup kami. Harapan kami ya tidak di dasar klasemen,” katanya. (vah/ali)

Editor : Ali Mustofa
#Persebi Boyolali #psir rembang #laskar dampo awang #liga 4