REMBANG - Suporter PSIR memberikan berbagai sorotan atas performa Laskar Dampo Awang yang berada di titik rendah selama mengarungi Liga 4 Jawa Tengah.
Diantaranya adalah persiapan tim yang di anggap minim.
Di sisi lain, manajemen juga mencoba berbenah, dengan mendatangkan sejumlah pemain anyar.
Saat ini kondisi PSIR memang sedang terpuruk berada di urutan paling bawah Klasemen Grub B Liga 4 Jawa Tengah.
Dalam lima laga yang dilakoni, kesebelasan yang identik dengan jersey oranye ini harus menelan kekalahan empat kali.
Sementara, target yang ingin dicapai adalah naik kasta.
Setidaknya, PSIR harus mampu menaikan posisi klasemen agar bisa melebarkan peluang untuk maju ke babak selanjutnya.
Se hingga, untuk meningkat kan peluang tersebut, mau tidak mau, pada putaran kedua PSIR perlu sapu bersih memboyong kemenangan di lima laga.
Putaran kedua akan dimulai hari ini (22/1). PSIR bakal menjalani laga tandang kontra PPSM Magelang.
Secara keseluruhan, PSIR masih memiliki tiga kali tandang dan dua kali kandang.
Performa PSIR laga-laga sebelumnya juga mendapatkan sorotan dari suporter.
Aldis Dwi Wicaksono, Panglima Tur Gangster -suporter PSIR- menyampaikan, pendukung menyoroti beberapa hal.
Diantaranya, tentang persiapan tim yang dianggap kurang dalam menghadapi liga.
”Belum ada satu bulan (persiapan) tim itu. Itu yang menjadi salah satu sebab menurunnya performa tim,” jelasnya.
Sementara itu, manajemen saat ini sedang mencoba berbenah dengan mendatangkan sejumlah pemain baru yang akan memperkuat PSIR untuk mengarungi putaran kedua.
Diantaranya ada dari PSIM Jogja, Persab Brebes, Persikaba Blora, Persekapas Pasuruan, dan Dewa United.
Manajer PSIR Rembang Siswanto menyampaikan, pihaknya tetap menargetkan Laskar Dampo Awang bisa mentas dari liga 4.
”Saya rombak total. Kami mendatangkan pemain profesional lima. Target saya maksimal tetap lolos ke divisi 3 (liga 3,Red),” katanya.
Aldis menilai, langkah tersebut merupakan gebrakan yang baik untuk PSIR.
”Itu hal yang sangat bagus, mungkin itu salah satu gebrakan manajemen buat PSIR kedepannya lebih bagus,” imbuhnya. (vah/ali)
Editor : Ali Mustofa