Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Persikaba Blora Kembali Absen dari Liga 4 Jateng, Suporter Akui Kecewa Berat

Eko Santoso • Senin, 30 Desember 2024 | 17:40 WIB
ATRAKTIF: Dokumentasi suporter Persikaba, saat memberikan dukungan beberapa tahun lalu.
ATRAKTIF: Dokumentasi suporter Persikaba, saat memberikan dukungan beberapa tahun lalu.

BLORA – Kekecewaan mendalam dirasakan para suporter Persikaba Blora setelah tim kebanggaan mereka kembali absen dari kompetisi sepak bola.

Persikaba, yang dikenal dengan julukan Laskar Aryo Penangsang, dipastikan tidak akan berpartisipasi dalam Liga 4 Regional Jawa Tengah 2024-2025 yang akan dimulai Januari 2025.

Ini menjadi tahun kedua berturut-turut Persikaba absen dari kompetisi.

Ketidakjelasan nasib tim ini membuat masyarakat, terutama suporter fanatik, merasa frustrasi.

Salah seorang suporter dari kelompok Ultras Saminista, Rudi Pluntu, secara tegas menyampaikan kekesalannya kepada manajemen Persikaba, Askab PSSI Kabupaten Blora, dan Pemerintah Kabupaten Blora.

“Kami sudah bertahun-tahun mendukung tim ini. Sekarang malah mati suri. Pemerintah dan manajemen tidak serius mengurus Persikaba,” ujarnya dengan nada kecewa.

Rudi menilai minimnya komunikasi dan dukungan nyata dari pemerintah menjadi penyebab utama Persikaba terpuruk.

Ia bahkan menuding nama Persikaba hanya diangkat oleh para pejabat saat musim politik tiba.

“Sudah sering kami ajak diskusi, tapi hasilnya nihil. Rasanya seperti Persikaba dianaktirikan,” tambahnya.

Dalam daftar 18 tim peserta Liga 4 Jateng yang dirilis, nama Persikaba tidak tercantum.

Sementara itu, tim-tim tetangga seperti PSIR Rembang dan Persipur Purwodadi dipastikan ikut berkompetisi.

Bahkan, Persiku Kudus, Persijap Jepara, dan Persipa Pati sudah dua langkah lebih maju karena berhasil menembus Liga 2.

Dengan kondisi ini, Persikaba menjadi satu-satunya tim dari wilayah eks Karesidenan Pati yang tidak mengikuti kompetisi sepak bola mana pun selama dua tahun terakhir.

Hal ini mempertegas keterpurukan sepak bola di Kabupaten Blora.

Ketua Askab PSSI Blora, Agung Waskito, mengatakan bahwa langkah selanjutnya untuk Persikaba sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora.

“Persikaba ini milik Pemkab, jadi semua harus mendapatkan izin dan dikawal oleh Pemkab. Kami di PSSI hanya fokus pada pembinaan,” jelas Agung.

Meski begitu, belum ada kejelasan langkah nyata dari Pemkab Blora untuk menghidupkan kembali Persikaba.

Kondisi ini semakin memperburuk citra sepak bola di Bumi Samin, yang seolah kehilangan arah dan perhatian.

Suporter kini hanya bisa berharap ada perubahan nyata dalam manajemen dan dukungan untuk Persikaba, sehingga tim kebanggaan mereka dapat kembali berlaga di kancah sepak bola nasional. (tos/khim)

Editor : Abdul Rokhim
#Liga 4 Jateng #persikaba #persikaba blora #blora #liga 4