JEPARA — Persijap Jepara dalam enam pekan mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2024/2025 cukup digdaya.
Pasalnya, belum pernah merasakan kekalahan, dan saat ini masih kokoh di puncak klasemen sementara grup 2.
Meski digadaya, tim pelatih Persijap menilai performa penggawa Laskar Kalinyamat sejauh ini bukan tanpa cela.
Justru, dari enam pertandingan yang telah dilakoni Laskar Kalinyamat, tim pelatih menemukan catatan bahwa para penggawa mudah lelah dalam bertanding.
Itu disampaikan Pelatih Fisik Persijap Jepara Jatmiko Adjie Kusuma.
Sebab itu, dalam sepekan terakhir tim berlatih, para pemain digenjot beragam latihan fisik. Itu diharapkan bisa meningkatkan strength para pemain.
Pasalnya, fokusnya adalah mengejar VO2 max para pemain.
Diketahui, VO2 max adalah jumlah maksimal oksigen yang dapat digunakan oleh tubuh saat berolahraga.
Semakin tinggi nilai VO2 max seseorang, semakin besar pula kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas fisik.
“Jadi fokus kami ini VO2 max aerobik. Jadi kami berusaha meningkatkan kapasitas VO2 max para pemain. Ketika strength kuat, eksplosifitas pemain, daya ledak pemain akan bertambah,” kata Jatmiko.
Menurut Jatmiko, rata-rata kapasitas VO2 max para pemain Persijap saat ini statusnya medium.
”Paling sekitar 48 hingga 50-an. Targetnya dinaikkan jadi 52 hingga 55,” imbuh Jatmiko.
Meski dalam beberapa waktu terakhir ini para pemain tengah digenjot fisiknya untuk peningkatan VO2 max, Jatmiko menegaskan materi taktik tetap diberikan selama latihan.
Itu disampaikan langsung oleh Head Coach Persijap Kahudi Wahyu Widodo.
Kolaborasi latihan itu diberikan sebagai persiapan jelang menghadapi laga selanjutnya.
Pekan depan, rencananya Persijap Jepara bakal menjamu Bhayangkara Presisi FC di Stadion Moch. Soebroto Magelang. (rom/war)
Editor : Ali Mustofa