Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

AC Milan Layangkan Tuntutan Perihal Hak Siar Serie a, Lho Kok Bisa?

Zakarias Fariury • Rabu, 21 Agustus 2024 | 15:39 WIB
AC Milan (Sumber: IG @acmilan)
AC Milan (Sumber: IG @acmilan)

RADAR KUDUS - AC Milan, bersama lebih dari 20 klub Serie A lainnya, kini tengah berjuang menuntut ganti rugi miliaran euro terkait penjualan hak siar liga yang diduga melanggar hukum.

Langkah hukum ini diambil menyusul putusan yang dibuat pada tahun 2019 oleh Otoritas Persaingan Italia, yang menemukan adanya praktik kolusi di antara perusahaan-perusahaan hak siar TV, termasuk IMG, MP & Silva, dan Be4.

Ketiga perusahaan tersebut diduga bekerja sama untuk membatasi kompetisi dalam penawaran hak siar liga selama satu dekade, dari 2008 hingga 2018, yang kemudian berujung pada pemberian denda signifikan kepada pihak-pihak terkait.

Sebagai hasil dari temuan tersebut, hampir selusin klub Serie A, termasuk AC Milan, bersama dengan pihak liga, memutuskan untuk membawa kasus ini ke pengadilan Milan.

Liga Serie A menuntut ganti rugi sebesar €1,8 miliar (sekitar $2 miliar) sebagai kompensasi atas hilangnya pendapatan yang diduga disebabkan oleh praktik kolusi ini.

Sementara itu, tuntutan yang diajukan oleh klub-klub Serie A lainnya mencapai total lebih dari €3 miliar.

Besarnya jumlah ganti rugi yang diajukan mencerminkan dampak serius yang dirasakan oleh klub-klub tersebut akibat praktik tidak sehat dalam penjualan hak siar ini.

Penilaian Pengadilan dan Prospek Masa Depan

Kasus ini dijadwalkan untuk ditinjau lebih lanjut oleh para ahli pengadilan pada April 2025. Pengadilan akan menilai apakah tuntutan hukum yang diajukan oleh Liga Serie A dan klub-klubnya memiliki dasar yang kuat untuk dilanjutkan.

Hasil penilaian ini akan sangat penting dalam menentukan kelanjutan proses hukum serta kemungkinan klub-klub tersebut mendapatkan kompensasi.

Upaya untuk mencapai penyelesaian di luar pengadilan telah dilakukan, namun hingga kini belum membuahkan hasil.

Liga Serie A kini mempertimbangkan opsi untuk menyerahkan haknya atas kompensasi kepada dana investasi khusus.

Langkah ini bertujuan untuk mempercepat penerimaan uang bagi klub-klub yang membutuhkan dana segar dalam waktu dekat.

Situasi Perusahaan yang Dituntut

Di tengah proses hukum yang sedang berlangsung, situasi perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam tuntutan ini menambah kerumitan.

IMG, salah satu perusahaan yang dituntut, secara tegas membantah keterlibatan dalam praktik kolusi yang dituduhkan.

Di sisi lain, MP & Silva, perusahaan hak siar yang juga terlibat, telah dilikuidasi sejak tahun 2018, sementara Be4 Capital saat ini berada dalam proses likuidasi.

Kondisi ini tentu menambah tantangan dalam upaya Serie A dan klub-klubnya untuk memulihkan dana yang mereka tuntut.

Tuntutan ganti rugi miliaran euro yang diajukan oleh AC Milan dan klub-klub Serie A lainnya mencerminkan tekad kuat mereka untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran dalam penjualan hak siar liga.

Namun, keberhasilan upaya hukum ini masih sangat bergantung pada proses pengadilan dan situasi perusahaan-perusahaan yang terlibat.

Dengan kondisi perusahaan yang berada dalam likuidasi dan bantahan dari pihak IMG, jalan menuju kompensasi yang diharapkan masih penuh ketidakpastian.

Penilaian pengadilan yang dijadwalkan pada tahun 2025 akan menjadi penentu utama apakah tuntutan ini dapat dilanjutkan atau tidak. (ury)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#Siaran liga serie a #Permasalahan hak siar #Permasalahan hak siar serie #hak siar #serie a ditayangkan dimana #hak siar serie a