RADAR KUDUS – Sejumlah tim Liga 2 sudah merekrut pemain.
Hingga saat ini, masih proses pencarian. Tapi ada juga tim yang sudah hampir menyelesaikan perburuan pemain.
Liga 2 sendiri, rencananya kick off mulai sekitar September 2024 nanti. Artinya tinggal satu bulan lagi.
Sejumlah pemain bintang turut menambah bursa transfer pemain kali ini. Sebut saja Raja Nainggolan yang direkrut Bhayangkara FC.
Selain itu, pemain-pemain asing juga datangan di tim-tim Liga 2.
Baca Juga: Tampil Apik di Liga 2, Sejumlah Pemain Persipa Pati Dipertahankan Manajemen, Ini Daftarnya
Baik yang musim lalu sudah bermain di Indonesia, maupun ada yang masih fresh belum pernah di liga Indonesia.
Menarik untuk mengikuti pemain di situs Transfermakt. Dari website itu, bisa dilihat jumlah pemain di dalam klub.
Hingga harga total anggaran yang sudah dikeluarkan klub untuk membeli pemain.
Tim-tim besar seperti Bhayangkara FC, PSIM Yogyakarta, Persela Lamongan, PSPS Pekanbaru, dan Gresik United masih menempati lima besar tim mahal belanja pemain.
Sedangkan tim dari Jawa Tengah, khususnya Semenanjung Muria yakni Persijap Jepara, Persiku Kudus, dan Persipa Pati masuk tim tengah-tengah soal belanja pemain.
Baca Juga: Tak Main-main! Tatap Kompetisi Liga 2 Persipa Pati Rekrut Eks Pemain Timnas, Ini Sosoknya
Dari website Transfermakt, disebut Persijap sudah punya 28 pemain. Jumlah ini masih bisa bertambah.
Dari jumlah itu, tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini, sudah menghabiskan dana Rp 19,90 miliar untuk belanja pemain.
Dari jumlah belanja, antara Persijap, Persiku, dan Persipa, Persijap yang paling banyak. Namun, memang jumlah pemainnya sudah paling banyak pula.
Persiku sudah menggelontor Rp 14,69 miliar untuk membeli pemain yang saat ini baru berjumlah 18 pemain.
Sedangkan Persipa dengan jumlah sudah 30 pemain justru berada satu trap di bawah Persiku soal jumlah total belanja pemain. Totalnya Rp 14,34 miliar.
Jumlah itu, mungkin masih bisa bertambah atau bisa juga malah berkurang.
Sebab, masih ada waktu untuk pembentukan tim. Sebab, tim-tim tersebut belum ada yang launching bersama semua pemainnya.
Saat ini, Persipa masih dalam tahap tanda tangan kontrak dengan pemainnya.
Perkenalan dan tanda tangan kontrak pemain Persipa Pati berbeda dari tren klub-klub di Liga Indonesia saat ini.
Jika kebanyakan klub meniru gaya Liga Eropa dengan mengenakan jas rapi, manajemen Persipa mengenalkan pemain dengan jas kemeja batik tulis Bakaran, Juwana.
Tim berjuluk Laskar Saridin itu, memang tidak ikut-ikutan menirukan gaya berpakaian ala Liga Eropa. Oleh karena itu, manajemen konsisten untuk mengangkat sejarah dan budaya lokal Bumi Mina Tani.
Hal itu tampak dari unggahan akun Instagram Persipa yang menampilkan sesi tanda tangan kontrak pemain dengan mengenakan jas batik tulis Bakaran, Juwana.
Baca Juga: Bek Asing Persiku Kudus Dirumorkan Tak Bisa Main di Liga 2, Begini Kata Manajemen
Terlihat para pemain yang sudah resmi mengenakan kemeja batik tulis Bakaran dengan beragam motif, seperti motif Mina Tani yang cukup populer.
”Memang kami dari awal tim media, aparel, dan manejemen komitmen mengangkat sejarah dan budaya Pati. Nanti di jersey Persipa juga akan ditampilkan perjalanan sejarah Pati. Kalau unsur batik tulis Bakaran setiap musim kami tampilkan di jersey ,” jelas General Manager Persipa Pati Dian Dwi Budianto kepada Jawa Pos Radar Kudus kemarin.
Sedangkan Persiku, masih mencari pemain asing.
Yang terbaru, kehadiran satu pemain asing di skuad Persiku tengah dinantikan. Rumor yang beredar, Persiku akan mendatangkan pemian berpaspor Venezuela.
Rumor kedatangan pemain Venezuela ini akan mengisi alur striker Macan Muria, julukan Persiku. Hal ini untuk manambah daya gedor lini serang Persiku di gelaran Liga 2.
Striker yang akan diincar oleh Persiku adalah Ronny Maza. Pria yang berposisi triker ini berusia 27 tahun.
Ronny Maza dari pasar transfer data dibanderol dengan harga Rp 3,04 miliar. Status Ronny Maza saat ini adalah bebas transfer. Kontraknya bersama klubnya Angostura telah selesai.
Dalam performanya yang berlaga di Liga Futve Arpertura 2024, Ronny Maza tampil sebanyak 12 kali. Sementara ia berhasil mencetak gol sebanyak dua kali saja. Serta menyelesaikan assist satu kali.
Sosok legiun asing asal Venezuela ini ramai diperbincangkan oleh kalangan suporter.
Rumor tersebut diposting di akun sosial media Persiku.inside. Unggahan tersebut menyebutkan, rumor pemain asing kali ini berasal dari Venezuela dari klub Angostura Liga 1 Venezuela.
Sedangkan Persijap, sejauh ini, dari pemain lokal Persijap ada beberapa sosok yang telah direkrut. Sebagian besar adalah pemain yang bertahan pada musim lalu.
Seperti Fikron Afriyanto, Rizky Hidayat, Indra Arya, M. Ridho Alwafa, Pattrick Kallon, dan Restu Akbar.
Untuk melengkapi jumlah pemain, manajemen juga merekrut sejumlah pemain yang musim lalu sempat membela beberapa tim Liga 2 lain.
Dalam perburuan pemain asing, manajemen Persijap juga bergerak cepat. Saat ini, manajemen telah melengkapi seluruh slot yang tersedia. Tiga slot pemain tunggal.
Mereka yang telah direkrut, Rosalvo Candido, Elias Fernandes, dan Rakhmatsho Rakhmatzoda.
General Manajer Persijap Jepara Nicky Setiadi menjelaskan, para pemain asing dan pemain yang dipertahankan dari musim lalu itu, merupakan beberapa deretan yang diharapkan bisa menjadi pemain bintang di Persijap.
”Dari manajemen berharap, para pemain bernyanyi bisa bersinar. Kalau lokal yang kami pertahankan dari musim lalu,” katanya.
Diketahui, dari tiga pemain asing Persijap yang bergabung, satu di antaranya merupakan pemain tim nasional (timnas). Dia Rakhmatsho Rakhmatzoda, pemain yang berposisi sebagai bek itu, merupakan penggawa timnas Tajikistan.
Baca Juga: Pemain asal Venezuela Dirumorkan Dekat dengan Persiku Kudus, Ini Sosoknya
Nicky sendiri belum bisa memastikan jumlah pemain yang akan didaftarkan. Sebab, saat ini memutuskan bersama tim pelatih masih mencoba menggabungkan komposisi dan pemain yang pas yang bisa melengkapi skuad musim ini. Namun ia memperkirakan jumlah pemain yang akan didaftarkan tidak jauh berbeda dengan musim lalu. ( lin)
Editor : Noor Syafaatul Udhma