RADAR KUDUS - Para pecinta sepak bola di Indonesia harus bersiap untuk kehilangan siaran gratis Liga Champions yang selama ini selalu hadir di layar kaca TV nasional.
Selama lebih dari tiga dekade, Liga Champions menjadi sajian rutin bagi penonton Indonesia, yang dapat menikmati pertandingan kelas dunia tanpa biaya.
Namun, tradisi ini berpotensi terhenti setidaknya untuk tiga musim mendatang, menyusul perpindahan hak siar yang berlaku untuk siklus musim kompetisi 2024-2027.
Dilansir dari artikel berjudul "EXCLUSIVE: BeIN to hold Uefa club rights in all its Asian markets" yang terbit pada 19 Juni 2024, beIN Sports telah berhasil mengamankan hak siar untuk UEFA Club Competitions musim 2024-2027 di sejumlah wilayah Asia Pasifik, termasuk Indonesia.
Negara-negara lain yang termasuk dalam cakupan ini adalah Hong Kong, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, Kamboja, Laos, dan Filipina.
Hak siar yang diperoleh beIN Sports ini mencakup beberapa kompetisi bergengsi di bawah naungan UEFA, seperti Liga Champions, Liga Europa, Liga Konferensi, hingga Piala Super UEFA.
Bagi wilayah Indonesia dan Filipina, hak siar untuk kompetisi-kompetisi ini sebelumnya dipegang oleh broadcaster berbeda pada siklus musim 2021-2024.
Di Indonesia, UEFA melalui agensinya, T.E.A.M. Marketing, menjalin kerja sama dengan Emtek Group untuk menayangkan pertandingan melalui SCTV, MOJI, Vidio, dan Nex Parabola, dengan saluran khusus Champions TV selama tiga musim terakhir.
Sementara itu, di Filipina, hak siar ini dipegang oleh TAP Media Digital Ventures yang menayangkan pertandingan melalui berbagai platformnya. Namun, situasi ini akan berubah drastis mulai Agustus 2024, ketika musim baru dimulai.
Mulai musim 2024-2025, baik Emtek maupun TAP Media Digital tidak lagi memiliki hak siar untuk kompetisi-kompetisi UEFA di wilayah mereka.
Kedua perusahaan ini harus rela melepaskan siaran yang selama ini menjadi andalan mereka, setelah beIN Sports dinyatakan sebagai pemenang dalam proses bidding yang telah dilaksanakan pada Februari 2024.
Menurut informasi dari laman resmi beIN Sports Indonesia, saluran olahraga premium yang berbasis di Qatar ini dijadwalkan akan menayangkan laga Piala Super UEFA antara Real Madrid dan Sevilla di wilayah NKRI.
Real Madrid adalah juara Liga Champions musim 2023-2024, sementara Sevilla berhasil memenangkan Liga Europa pada musim yang sama. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di National Stadium Warsaw, Polandia, pada Kamis, 15 Agustus 2024, pukul 02.00 WIB.
Dengan perpindahan hak siar Liga Champions ke beIN Sports, kecil kemungkinan tayangan tersebut dapat dinikmati secara gratis melalui TV nasional di Indonesia.
Meskipun beIN Sports bukanlah pemain baru dalam menayangkan kompetisi sepak bola antar klub Eropa di tanah air, mereka sebelumnya telah menayangkan Liga Champions pada musim 2015-2018, baik melalui layanan streaming mandiri maupun bekerja sama dengan sejumlah mitra TV berbayar.
Bahkan, pada masa tersebut, beIN Sports sempat menjual sublisensi tayangannya untuk platform terestrial (free to air) kepada RCTI (musim 2015-2016) dan SCTV (musim 2016-2018).
Di luar Liga Champions, perusahaan ini juga pernah bekerja sama dengan TV nasional untuk penayangan Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, dan FA Cup sejak pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2013 hingga 2022.
Keputusan UEFA untuk menyerahkan hak siar kepada beIN Sports membawa dampak signifikan bagi penonton di Indonesia.
Sebelumnya, hak siar Liga Champions dipegang oleh EMTEK Group, yang menayangkan pertandingan melalui SCTV dan berbagai platform lainnya.
Namun, dengan perubahan ini, kemungkinan besar Liga Champions musim 2024/2025 tidak lagi tayang di SCTV, setidaknya untuk siaran utamanya.
Meski demikian, ada potensi bagi stasiun televisi nasional, termasuk SCTV, untuk mendapatkan hak siar tayangan free to air (FTA) sebagai sublisensi dari beIN Sports.
Hal ini masih memungkinkan bagi saluran-saluran lain di bawah grup yang berbeda, seperti RCTI atau kanal televisi lainnya, untuk bersaing memperebutkan hak siar FTA tersebut.
Namun, sejak musim 2022-2023, beIN Sports menghentikan kerjasamanya dengan platform free to air, seiring dengan dimulainya transisi dari TV analog ke TV digital di Indonesia, yang dikenal sebagai analog switch off (ASO).
Sebaliknya, saluran ini juga tidak lagi tersedia di TV berbayar mana pun setelah hengkang dari MNC Vision, K-Vision, dan MNC Play sejak November 2022, diikuti oleh IndiHome TV pada awal Juli 2024.
Meski demikian, harapan bagi pecinta sepak bola di Indonesia masih ada.
Mereka masih memiliki peluang untuk menonton Liga Champions dan kompetisi antar klub UEFA lainnya melalui layanan OTT milik Emtek, yakni Vidio.
Namun, hal ini sangat bergantung pada kelanjutan kerja sama antara beIN Sports dengan Vidio di masa mendatang. (ury)
Editor : Abdul Rokhim