Pertandingan perdana Real Madrid di LaLiga musim ini berakhir dengan kekecewaan besar bagi Carlo Ancelotti.
Pelatih asal Italia tersebut tidak segan-segan mengungkapkan ketidakpuasannya dalam konferensi pers, terutama terkait kurangnya keseimbangan tim dan minimnya komitmen defensif dari para pemainnya.
Momen krusial terjadi saat tim hendak kembali ke lapangan setelah babak pertama, di mana Jude Bellingham secara terbuka menyoroti kurangnya efektivitas lini depan dalam memanfaatkan peluang.
Dalam percakapan yang tertangkap oleh kamera, Kylian Mbappe dan Vinicius Jr membahas strategi bertukar posisi untuk mengelabui pertahanan Mallorca.
Mbappe mengatakan, "Saya pikir saat kita bertukar posisi, mereka tidak mengharapkan kita di sana. Dan kamu bisa mengoper bola ke sisi lain, cepat."
Namun, Bellingham muncul dengan peringatan, "Kalian bertiga, selesaikan serangan, karena berlari kembali... sangat melelahkan."
Mbappe tampaknya sepakat dengan menambahkan, "Itu yang saya katakan, kita harus menyelesaikan sesuatu." Bellingham pun menegaskan, "Coba, coba, coba. Buat ruang dan tembak..."
Gol Mallorca sendiri tercipta setelah Real Madrid kehilangan bola, yang dimanfaatkan oleh lawan untuk mendapatkan sepak pojok dan diakhiri dengan gol dari Vedat Muriqi.
Dalam sesi konferensi pers, Ancelotti menegaskan pentingnya keseimbangan tim dan komitmen defensif.
"Keseimbangan hanya bisa dicapai jika semua pemain berpikir sama saat kita harus merebut bola kembali. Ini bukan hanya masalah penyerang, tetapi juga masalah bek dan gelandang.
Mallorca bermain sangat baik dan lebih baik dari kita," ujarnya.
Ancelotti juga menekankan bahwa komitmen defensif adalah kunci dalam permainan: "Aspek defensif kita tidak bagus.
Sulit bagi kita untuk merebut bola dan menekan setelah kehilangan bola. Ketika kita berbicara tentang aspek defensif, kita berbicara tentang komitmen kolektif."
Editor : Abdul Rokhim