RADAR KUDUS - Bek tengah Timnas Indonesia, Jay Idzes, akan mencatatkan debutnya di Serie A Italia bersama Venezia FC.
Pemain yang sebelumnya berkiprah di Serie B ini berkesempatan tampil dalam laga perdana Venezia di Serie A melawan Lazio, klub legendaris Italia, pada Minggu (19/8/2024).
Sebelum menghadapi Lazio, Venezia dijadwalkan bertanding melawan Brescia di putaran pertama Piala Italia 2024 Senin (12/08).
Jay Idzes turun dalam laga tersebut, ia menjadi pemain pertama dari Indonesia yang bermain di kasta tertinggi sepak bola Italia.
Kabar mengenai debut Idzes ini menarik perhatian Nicolao Cardoso, mantan penyerang Timnas U-20 Italia yang kini bermain untuk PSS Sleman di Liga 1 Indonesia.
Cardoso menyebutkan bahwa tampil di Serie A merupakan sebuah kebanggaan besar.
“Tentu saja itu kehormatan besar untuknya bisa bermain di Liga Italia,” ujar Cardoso dalam rekaman suara yang diterima Kompas.com.
Cardoso, yang pernah bermain untuk Empoli dan Napoli, juga memberikan saran agar Idzes bisa bertahan lama di Serie A.
Menurutnya, adaptasi adalah tantangan utama bagi pemain asing, terutama dalam hal bahasa.
Ia menekankan pentingnya mempelajari bahasa Italia untuk memudahkan komunikasi, baik di dalam tim maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Anda harus belajar bahasa Italia, karena kebanyakan pemain Italia tidak bagus berbicara bahasa Inggris,” tambah Cardoso, yang juga pernah memperkuat beberapa klub Italia seperti Ternana, Cittadella, Reggina, dan Latina.
Selain itu, Cardoso mengingatkan bahwa sepak bola di Italia bukan sekadar olahraga, melainkan bagian dari budaya yang sangat penting.
Ia menyarankan Idzes untuk memahami dan menyatu dengan budaya lokal, karena sepak bola di Italia dianggap seperti agama oleh para penggemar fanatik.
“Coba untuk memahami budaya lokal di sana, karena di Italia, sepak bola itu seperti agama,” ujar pemain kelahiran Swedia tersebut. “Jadi, selama dia paham soal itu, Jay akan baik-baik saja.”
Jay Idzes sendiri bukanlah sosok baru di kancah sepak bola Italia.
Sejak musim lalu, ia sudah memperkuat Venezia di Serie B dengan catatan 25 penampilan dan tiga gol.
Meskipun sempat absen selama 12 pekan karena masalah kesehatan, Idzes berhasil pulih dan kembali menjadi pilihan utama di lini belakang I Leoni Alati.
Kini, dengan kesempatan bermain di Serie A, Idzes diharapkan bisa membawa pengalamannya di Serie B dan tampil maksimal di level yang lebih tinggi.
Debutnya di kasta tertinggi sepak bola Italia akan menjadi momen bersejarah bagi kariernya dan juga bagi sepak bola Indonesia. (ury)
Editor : Ali Mustofa