RADAR KUDUS - Venezia harus angkat koper lebih awal dari Coppa Italia 2024/2025 setelah kalah 1-3 dari Brescia dalam putaran pertama yang berlangsung di Stadion Mario Rigamonti, Senin (12/8/2024) dini hari WIB.
Meski Jay Idzes, pemain asal Indonesia, berhasil mencetak gol, usahanya tidak mampu menghindarkan Venezia dari kekalahan.
Brescia memulai pertandingan dengan agresif.
Pada menit ke-14, Gennaro Borrelli membuka keunggulan untuk tuan rumah dengan sundulan memanfaatkan umpan lambung dari Bisoli. Keunggulan 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, Brescia kembali memperbesar keunggulan.
Giacomo Olzer berhasil lolos dari jebakan offside dan menaklukkan kiper Venezia dengan tendangan kaki kirinya, menjadikan skor 2-0.
Olzer kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-82, setelah melewati pertahanan Venezia dan mencetak gol ketiga untuk Brescia.
Venezia berusaha memperkecil ketertinggalan di menit-menit akhir pertandingan.
Jay Idzes mencetak gol balasan lewat sundulan dari sepak pojok yang dieksekusi oleh El Haddad pada menit ke-89.
Namun, gol tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan, dan pertandingan berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk Brescia.
Dengan hasil ini, Brescia melaju ke putaran kedua Coppa Italia dan akan menghadapi AC Monza, sementara Venezia harus tersingkir lebih awal dari kompetisi ini.
Como 1907 juga mengalami nasib serupa dengan Venezia setelah tersingkir dari Coppa Italia 2024/2025.
Bertandang ke markas Sampdoria pada ronde pertama, Senin (12/8/2024) dini hari WIB, Como harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah kalah 3-4 dalam adu penalti, usai bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Sampdoria unggul terlebih dahulu lewat gol Ioannou pada menit ke-37, sebelum disamakan oleh Patrick Cutrone pada menit ke-44.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal usai, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti, di mana Sampdoria keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengakui keunggulan Sampdoria, namun ia menekankan pentingnya bangkit untuk menghadapi tantangan selanjutnya.
"Kami bermain baik di babak pertama, lalu mencoba mendominasi di babak kedua. Namun, kami harus segera meningkatkan permainan setelah kekalahan ini," ujar Fabregas, seperti dilansir dari Football Italia.
Selanjutnya, Como sudah dinanti oleh laga pembuka Serie A yang berat melawan Juventus pada Selasa (20/8/2024) dini hari WIB. Fabregas mengakui bahwa laga melawan Juventus di kandang mereka akan menjadi ujian berat bagi timnya.
"Serie A adalah level baru bagi kami. Para pemain harus siap menghadapi tekanan bermain melawan Juventus," tegasnya.
Fabregas menambahkan bahwa timnya bertekad untuk menang dan terus meningkatkan performa mereka sepanjang musim ini. (ury)
Editor : Ali Mustofa