RADAR KUDUS - Raphael Varane tidak memiliki nasib yang mujur saat menjalani debutnya bersama Como 1907 di ajang Coppa Italia.
Baru 20 menit pertandingan berjalan, bek asal Prancis ini harus ditarik keluar lapangan karena cedera lutut yang dialaminya saat menghadapi Sampdoria.
Kejadian ini tentu menjadi pukulan berat bagi Como, yang berharap kehadiran Varane dapat memperkuat lini pertahanan mereka di musim perdana Serie A.
Namun, harapan itu harus pupus sementara waktu karena cedera yang menimpa pemain berusia 31 tahun ini.
Varane bergabung dengan Como setelah meninggalkan Manchester United, di mana ia menghabiskan tiga tahun kariernya di Premier League.
Klub Serie A yang baru promosi ini memiliki ambisi besar dengan merekrut Varane sebagai salah satu pilar utama di lini belakang.
Sayangnya, debutnya justru berakhir cepat setelah ia mengalami cedera lutut, sebuah masalah yang memaksanya keluar dari lapangan dengan bantuan dua fisioterapis.
Cedera ini menjadi sinyal buruk bagi perjalanan karier Varane di Italia, mengingat rekam jejak cederanya selama di Old Trafford.
Pertandingan antara Como dan Sampdoria di babak pertama Coppa Italia ini berlangsung sengit.
Sampdoria unggul lebih dulu lewat gol Nikolas Ioannou pada menit ke-37, namun Como berhasil menyamakan kedudukan sebelum babak pertama usai melalui Patrick Cutrone.
Meski jual beli serangan terus terjadi di babak kedua, skor tetap imbang hingga waktu tambahan.
Akhirnya, adu penalti harus dilakukan untuk menentukan pemenang, di mana Sampdoria berhasil menang dengan skor 4-3, memastikan Como tersingkir dari turnamen.
Kegagalan di Coppa Italia ini tentu menjadi awal yang tidak diharapkan oleh Como, terutama setelah upaya mereka untuk memperkuat tim dengan pemain sekelas Varane.
Cedera yang dialami Varane menambah daftar tantangan yang harus dihadapi oleh pelatih Cesc Fabregas, yang sebelumnya berharap bek berpengalaman ini dapat memberikan stabilitas di lini pertahanan.
Hingga saat ini, tingkat keparahan cedera Varane masih belum diketahui, namun sejarah cederanya di Manchester United menimbulkan kekhawatiran tersendiri.
Dengan kekalahan ini, Como menyusul Parma, Hellas Verona, dan Venezia yang lebih dulu tumbang di Coppa Italia 2024/25.
Nasib tragis Varane dalam debutnya di Italia ini tidak hanya menjadi cerita tersendiri, tetapi juga menambah beban psikologis bagi tim yang baru merintis langkahnya di Serie A.
Kini, Como harus menghadapi kenyataan bahwa perjalanan mereka di Coppa Italia telah berakhir, sementara kondisi Varane akan menjadi perhatian utama dalam persiapan mereka menghadapi kompetisi Serie A yang lebih berat. (mah)
Editor : Ali Mustofa