Dua sekolah tersebut yang berhasil menjuarai kejuaraan atletik SD 4 Jekulo dan MI NU Baitul Mukminin.
Di laga pamungkas Milklife Athletics Challenge 2024 MI Baitul Mukminin keluar sebagai juara umum kelompok usia 12 tahun.
Sementara SD 4 Jekulo juga keluar sebagai juara umum dengan memboyong enam piala.
SD 4 Jekulo terlihat dengan mendominasi gelar juara di mayoritas nomor perlombaan. Dari enam games yang dipertandingkan.
Para pelajar sukses meraih titel kampiun di lomba Sprint 60 meter Putra, Frog Jump Putra, Formula 1 Putra, Kanga’s Escape Putra, Estafet 8x50 meter, dan Formula 1 Putri.
Siswa SD 4 Jekulo, Muhammad Johan Al Khalifi mengaku bangga bisa menyumbangkan gelar juara bagi sekolahnya melalui lomba Sprint 60 meter dan Frog Jump.
Ia menuturkan, dirinya senang bisa mengikuti MilkLife Athletics Challenge sehingga bisa mengenal berbagai nomor di cabang olahraga atletik.
Di samping itu, liburan ini terkesan produktif dengan mengikuti perlombaan atletik.
Dia juga bisa belajar tentang bagaimana olahraga atletik tersebut.
“Senang, seru bisa ikut kegiatan ini dan main sama teman-teman. Aku jadi tahu banyak permainan di atletik,” ujar dia.
Guru olahraga SD 4 Jekulo, Muhammad Ilham Al Kahfi menuturkan kesuksesan yang diraih sekolahnya tak lepas dari kegigihan para murid yang rajin berlatih sejak satu bulan lalu.
Usai mengikuti coaching clinic yang diadakan akhir 2023 lalu, pihak sekolah segera bergegas kembali ke sekolah untuk membentuk tim yang akan bertanding.
“Kami mulai membentuk tim setelah ujian kenaikan kelas, mulai aktif latihan sekitar satu bulan lalu. Target awalnya memang jadi peserta saja supaya anak-anak juga bisa merasakan perlombaan atletik itu seperti apa. Tapi justru nggak menyangka bisa jadi juara umum,” ujar dia.
Sementara itu, di babak final KU12, MI NU Baitul Mukminin tampil digdaya di tiga nomor lomba yakni Estafet 8x50 meter, Frog Jump Putri dan Kanga’s Escape Putri.
Salah satu siswa Faza Arbian Ramadhani, yang menyumbangkan gelar juara bersama teman-temannya melalui games Frog Jump dan Kanga’s Escape ini tak bisa menyembunyikan kegembiraannya usai mengangkat piala di atas podium.
”Aku nggak menyangka bisa menang soalnya lawannya kan juga besar-besar badannya, Jadi pas menang rasanya senang banget,” cetus dia.
Ketua Panitia Pelaksana MilkLife Athletics Challenge 2024, Edi Supriyanto, mengucap syukur pelaksanaan acara selama tiga hari berjalan baik dan lancar.
Ia berharap, sesuai dengan tujuan utama diadakannya turnamen ini, para peserta dapat semakin mengenal dan mencintai olahraga atletik dan di masa mendatang dapat menapaki karier menjadi atlet profesional.
“Tujuan utama diselenggarakannya agenda ini adalah untuk menumbuhkan dan menggelorakan rasa cinta masyarakat terhadap olahraga atletik, khususnya di usia dini. Kalau diperhatikan selama tiga hari penyelenggaraan, terlihat jelas rasa cinta itu muncul,” jelasnya.
Oleh karena itu, keberlangsungan olahraga atletik ini dijaga dan dirawat bersama.
Edi berharap, seusai acara ini, mereka bisa menekuni lebih dalam olahraga atletik di sekolah dan di rumah masing-masing.
Dengan begitu, tidak tertutup kemungkinan di masa mendatang ada atlet atletik asal Kudus yang mendunia. (gal/him)
Editor : Ali Mustofa