KUDUS - Setelah sukses melaksanakan pembibitan pesebak bola putri, kini Bakti Olahraga Djarum Foundation menggelar kompetisi atletik.
Kurang lebih sebanyak 1.092 siswa dari 72 MI dan SD ambil bagian pada ajang ini yang dilaksanakan di Supersoccer Arena.
Kompetisi MilkLife Athletics Challenge 2024 merupakan kegiatan fun games yang melibatkan berbagai nomor di cabang olahraga atletik seperti Kanga’s Escape, Frog Jump, Sprint 60 meter, Estafet Run, Turbo Throw dan Formula 1.
Para peserta terbagi dalam dua kelompok usia (KU) yakni KU 12 dan KU 10. Selain enam games tersebut, terdapat pula perlombaan Sprint 1.000 meter khusus untuk peserta KU 12.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menuturkan penyelenggaraan MilkLife Athletics Challenge 2024 bertujuan semakin menumbuhkan kegemaran masyarakat Kudus terhadap olahraga khususnya di level usia dini.
Terlebih lagi, atletik yang selama ini dikenal sebagai ‘mother of sport’ merupakan olahraga yang sangat mudah dilakukan oleh berbagai level usia.
”Itulah mengapa MilkLife Athletics Challenge ini formatnya fun games. Karena kami ingin memasyarakatkan olahraga mulai dari kalangan usia dini yakni SD dan MI," ungkapnya.
"Harapannya tentu saja agar ekosistem olahraga atletik di Kudus bisa bergerak dan bergelora. Serta di jangka panjang,” harapnya.
Yoppy menambahkan, untuk mempercepat berputarnya ekosistem olahraga atletik ini, rencananya kompetisi tersebut akan diselenggarakan dua kali dalam satu tahun.
Tidak hanya dari Kudus, dalam kejuaraan selanjutnya, penyelenggara juga menargetkan peserta dari berbagai kota tetangga seperti Pati dan Demak.
Selaras dengan hal tersebut, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PASI Kabupaten Kudus, Noor Akhmad, mengatakan penyelenggaraan MilkLife Athletics Challenge ini juga dimaksudkan sebagai ajang pencarian bibit-bibit berbakat.
Kelak bisa meneruskan tongkat kejayaan olahraga bagi Kota Kudus khususnya di nomor-nomor atletik.
Mengintip data prestasi tahun lalu, atletik berhasil menyumbangkan dua medali emas, satu perak dan satu perunggu bagi kontingen Kudus saat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2023.
Di level usia dini, Kudus juga sukses meraih satu medali emas dan satu perunggu pada perhelatan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Atletik Tingkat SD – SMP se Jawa Tengah.
”Prestasi-prestasi yang sudah diraih ini harus dijaga dan ditingkatkan. Salah satunya dengan ‘jemput bola’ mencari bibit-bibit berbakat yang antara lain melalui penyelenggaraan kompetisi ini. Kami juga mengadakan talent scouting, sehingga nanti peserta yang berbakat akan kami arahkan masuk ke klub-klub atletik yang ada di Kudus,” imbuhnya.
Tidak hanya di level pelajar sekolah dasar, kompetisi atletik ini juga berupaya menumbuhkan kecintaan berolahraga bagi anak yang bernaung di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK).
Mereka bermain di dua games yakni lari 30 meter dan permainan lempar bola berekor. (gal)
Editor : Ali Mustofa