KUDUS – Pelatih Persiku Kudus musim 2023/2024 Denny Rumba menuntaskan nadzarnya. Ia bersepada dari Kudus-Semarang pada Sabtu (29/6) lalu.
Legenda PSIS Semarang ini akan bersepeda kembali dari Semarang-Kudus Selasa (2/7) pagi.
Nazar tersebut dilakukan oleh Denny Rumba saat berhasil membawa Persiku promosi ke Liga 2. Ia akan berjanji bersepada dari Semarang-Kudus pulang pergi.
Perjalanan Denny Rumba tidak mudah dalam menuntaskan nadzarnya tersebut. Lika-liku menerobos Jalan Pantura harus dialaminya menuju Kudus.
Sepeda road bike yang ditungganginya mengalami bocor ban di daerah Guntur, Kabupaten Demak.
Rumba mengatakan, ia berangkat dari Semarang menuju Kudus sekitar pukul 05.00. Saat bersepeda ia ditemani oleh rekannya. Ia sampai di Kudus pada Sabtu sekitar pukul 11-30.
”Ban sepeda saya yang bagian belakang bocor, karena itu perjalanan saya harus terhenti untuk membenahi ban bocor tersebut,” katanya.
Dia sempat disarankan untuk menyediakan ban serep sebelum berangkat. Akan tetapi ia yang bukan atlet sepeda, tidak mempersiapkan dengan matang.
Alhasil Rumba harus mendorong sepedanya sejauh dua kilometer. Mantan pemain Timnas Indonesia apes, karena saat itu belum ada tambal ban yang buka.
Terkait medan jalan dari Semarang-Kudus dinilai enteng. Lantaran tidak ada jalan yang menanjak. Mayoritas jalan datar.
”Medannya enteng kaya orang lari saja. Yang terpenting kekuatan stamina dan kaki. Hambatannya ada truk besar. Hampir terserempet turun ke jalur,” katanya.
Rumba mengaku, nadzar tersebut sebagai motivasi dirinya untuk membawa langkah Persiku ke Liga 2. Selain itu ia juga menyukai tantangan.
Selain memotivasi diri, perjuangan tim juga akan terpacu untuk bertarung mati-matian di setiap laga.
”Kalau saya menilai nadzar yang berat-berat biasanya hajat kami akan tercepai,” imbuhnya.
Jauh sebelumnya, Rumba pernah bernadzar saat Persiku lolos ke putaran Liga 3 Nasional.
Dirinya belari dari Kudus menuju Semarang. Ia mengaku nadzar tersebut merupakan hal yang terberat.
Kedua kakinya sempat mengalami mati rasa akibat kelelahan. Sementara rasa capek yang dideritanya hampir Seminggu berlangsung. (gal/him)
Editor : Ali Mustofa