Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Di Balik Bertaburnya Sponsorship Mentereng, Persiku Kudus Dibebani Bisa Promosi ke Liga 2

Galih Erlambang Wiradinata • Minggu, 12 Mei 2024 | 23:23 WIB

 

SEMAKIN MEMBANGGAKAN: Gelandang bertahan Ajib Abrori menunjukkan kaus tim Persiku yang berhias logo sponsor dari BUMN.
SEMAKIN MEMBANGGAKAN: Gelandang bertahan Ajib Abrori menunjukkan kaus tim Persiku yang berhias logo sponsor dari BUMN.

KUDUS - Persiku Kudus membuat banyak gebrakan di kompetisi musim ini.

Mulai lolos ke putaran nasional Liga 3, menjadi tuan rumah babak 80 besar dan 32 besar Liga 3 Nasional, dan mengangkat Nusron Wahid menjadi dewan penasihat.

Hingga kemudian mendapatkan sponsorship dari lima BUMN.

Mengarungi musim 2024 di kompetisi Liga 3 Nasional, angin segar berhembus kepada Persiku Kudus.

Tim Macan Muria - julukan Persiku - mendapat sejumlah sponsorship dari badan usaha milik negara (BUMN). Meliputi Pertamina, Bank Mandiri, Pupuk Indonesia, Mind ID, hingga PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Semua logo sponsor ini, ditampilkan pada papan iklan yang berada di pinggir lapangan.

Selain itu, logo para penyandang dana tim ini, juga tertempel di kaus tim kebanggaan Persiku.

Manajer Persiku M. Il ham Akbar mengatakan, kehadiran sponsor yang masuk ini, berkat komunikasi yang baik dengan berbagai pihak.

Juga ada peran dari Dewan Penasihat Persiku Nusron Wahid.

”Para suponsor mendukung penuh kegiatan Persiku. Yang terpenting, apa yang dikatakan dewan penasehat kami, bagaimana membangun trust (kepercayaan) dulu,” katanya.

Kepercayaan itu, bentuknya berupa menjunjung tinggi suportivitas di lapangan maupun di luar lapangan.

Para suporter Tim Macan Muria juga diharapkan bisa menjaga ketertiban saat tim idolanya berlaga.

Sedangkan terkait kontribusi yang diberikan sponsor kepada tim yang bermarkas di Stadion Wergu Wetan itu, Ilham tak mengetahui secara pasti.

Sebab, manajemen keuangan tim dipisah dengan manajemen Persiku.

”Kalau kami dari tim tidak ada (yang masuk manajemen keuangan Persiku). Sepenuhnya dipegang oleh tim keuangan (di luar manajemen),” katanya.

Terkait target yang dibebankan oleh sponsor kepada tim, harus bisa bersinar di putaran nasional ini.

Tim kebanggaan wong Kudus ini, juga dibebani bisa promosi ke Liga 2.

Persiku sebelumnya, membuat gebrakan program ”Sengkuyung Bareng” saat berkiprah di putaran Liga 3 Jawa Tengah.

Program ini, berupa dukungan penuh para suporter untuk menghidupi tim.

Penggalangan donasi biasa nya dilaksanakan saat pertandingan dilangsungkan. Termasuk di luar lapangan hijau.

Dengan penggalangan dana suka rela. Sampai dengan saat ini, Ilham memastikan program ”Sengkuyung Bareng” ini masih tetap berjalan.

”Support kami adalah moral dan sedikit banyak support materi yang akan kami berikan,” tandasnya. (gal/lin)

Editor : Ali Mustofa
#macan muria #nusron wahid #bumn #sponsorship #persiku #Kudus #Liga 2