MANADO - Persipa Pati berhasil mencuri kemenangan saat dijamu dengan tuan rumah Sulut United di Stadion Klabat (27/1) kemarin sore.
Laskar Saridin -julukan Persipa- menang dengan skor 2-3. Hasil itu sekaligus membuka peluang Persipa bertahan di Liga 2 semakin lebar.
Saat ini, Persipa dan Sulut United sama-sama mengoleksi 7 poin. Hasil dari satu kali seri dan dua kali kemenangan.
Pada lag kemarin, Persipa unggul lebih dulu melalui gol dari Rifai Marsi pada menit ke-16.
Keunggulan tim tamu itu, bertahan hingga turun minum.
Tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-64 melalui gol dari Sunawan.
Namun, pada menit ke-75 Imam Witoyo membawa Persipa kembali unggul.
Tidak berselang lama, tuan rumah kembali berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-79 melalui gol dari Noprihanis.
Beruntung para penggawa Laskar Saridin memiliki daya juang dan spirit wani ngeyel untuk menang, meskipun bermain dalam tekanan dari penonton tuan rumah.
Pada menit ke90+5 Fendy Ninggar berhasil mencetak gol dan mengubah hasil pertandingan menjadi kemenangan bagi Persipa.
Pemain yang memulai pertandingan dari bangku cadangan itu, kembali tampil menjadi pahlawan bagi Laskar Saridin.
Melanjutkan penampilan impresifnya pekan lalu saat berjumpa Persijap Jepara.
Dalam pertandingan itu, Fendy Ninggar menggenapkan kemenangan.
Caretaker Persipa Agus Yuniardi bersyukur atas hasil ke menangan yang diperoleh timnya itu.
”Syukur alhamdulillah kami meraih kemenangan lagi. Perjuangan hingga titik akhir pertandingan. Ini menjadi modal berharga untuk pertandingan selanjutnya,” paparnya.
Laskar Saridin sendiri, masih menyisakan satu pertandingan lagi melawan Persiba Balikpapan di Stadion Joyokusumo pada Sabtu (3/2) mendatang.
Kemenangan di pertandingan terakhir itu, akan mengunci peluang untuk bertahan di Liga 2.
Terpisah, CEO Persipa Pati Joni Kurnianto mengapresiasi kemenangan penting atas tuan rumah Sulut United tersebut.
Dia berterima kasih kepada para pemain, tim pelatih, dan juga official yang berjuang di Kota Manado.
”Luar biasa kerja keras para pemain, meskipun diintimidasi seperti itu. Saya berharap mental yang seperti ini diperhatikan. Masih ada satu pertandingan lagi di kendang sendiri, Stadion Joyokusumo. Kami harus bertahan di Liga 2,” tegas Joni. (aua/lin)
Editor : Ali Mustofa