Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Disayangkan, Persipa Pati Mendapat Teror Oknum Suporter jelang Lawan Sulut United di Babak Play Off Liga 2, Begini Kejadiannya!

Achmad Ulil Albab • Sabtu, 27 Januari 2024 | 03:05 WIB

 

Tampak kericuhan saat para pemain dan official Persipa Pati beranjak masuk ke dalam bus usai official training di stadion Klabat Manado, Jumat (26/1).
Tampak kericuhan saat para pemain dan official Persipa Pati beranjak masuk ke dalam bus usai official training di stadion Klabat Manado, Jumat (26/1).

 

 

PATI – Persipa Pati mendapat teror jelang menghadapi tuan rumah Sulut United dalam laga lanjutan babak play off degradasi Liga 2, Jumat (26/1).

Teror tersebut dilakukan saat pemain Persipa Pati sedang melakukan sesi official training (OT) di Stadion Klabat Manado sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam video yang diterima Jawa Pos Radar Kudus, tampak para pemain dan official Persipa Pati tertahan beberapa waktu saat menuju bus yang berada di luar stadion.

Beberapa orang bertato tampak marah-marah sambil menuding pemain dan official Persipa Pati. Mereka terlihat berupaya mengintimidasi.

Insiden ini dibenarkan CEO Persipa Pati Joni Kurnianto, yang mendapat kabar langsung dari General Manager (GM) Persipa Pati Dian Dwi Budianto di lokasi kejadian.

Menurut Joni, saat itu Persipa Pati akan bermain melawan tuan rumah Sulut United dalam laga lanjutan Playoff Degradasi Liga 2, Sabtu (27/1).

Tiba-tiba manajemen dan ofisial Persipa Pati dipukul oleh oknum suporter di stadion Manado pada saat menjalani official training (OT).

“Saat menuju bus official Persipa Pati termasuk GM menerima pukulan dari beberapa oknum di luar stadion,” ujarnya.

CEO Persipa Pati ini menyayangkan aksi kurang terpuji tersebut.

Menurutnya, dalam insiden ini tidak ada pengawalan, baik dari kepolisian setempat maupun keamanan tim internal Panpel.

“Panpel terkesan tidak bisa berbuat banyak dan diam saja. Gimana sepak bola kita mau maju?” kesalnya.

Bahkan di dalam lapangan juga ada terror. Official juga menemukan sejumlah pecahan kaca disebar di area kiper.

Sebelumnya, Joni berharap dalam lawatan di Manado ini diberikan hasil positif.

“Kita butuh dukungan suporter dan juga masyarakat Pati. Kita lawan Sulut di Manado kita menargetkan minimal mencuri poin dan kalau bisa menang," ujarnya.

"Kami mohon dukungannya. Asa bertahan di Liga 2 masih ada, mohon dukungannya,” imbuh Joni.

Rabu (24/1) malam ratusan pendukung fanatik Persipa Pati yang tergabung dalam kelompok Patifosi mengantarkan keberangkatan para pemain dan official.

Kehadiran para suporter ini untuk menguatkan mental pemain dan memberikan suntikan semangat agar bermain penuh percaya diri dan ngeyel untuk meraih kemenangan. (aua)

 

Editor : Ali Mustofa
#manado #sulut united #Persipa Pati #teror #suporter #Liga 2