JEPARA – Kemenangan Persijap Jepara atas Gresik United di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara 2-0 Minggu (10/12) lalu memakan tumbal.
Di laga tersebut, salah satu tembok pertahanan Persijap Jepara Mojtaba Lotfi mendapat kartu kuning. Dimungkinkan dia akan digantikan Wira Satria.
Itu jadi kartu kuning ketiga yang didapatkan pemain yang akrab disapa Moji selama babak penyisihan grup 3 Liga 2 musim ini.
Akibatnya, pemain asal Iran itu terpaksa harus absen di laga pamungkas Persijap saat melawan Deltras FC Sidoarjo akhir pekan ini (17/12).
”Walaupun menang, saya sedikit kecewa. Pemain kami ada yang kena kartu kuning, akumulasi, Moji. Jadi waktu pertandingan di Sidoarjo dia tidak bisa main,” ungkap Head Coach Persijap Jepara Alfiat.
Meski begitu, ia tetap optimistis dengan pemain yang ada. Untuk menggantikan posisi Moji sementara waktu.
Ada beberapa nama yang bisa menggantikan pos Moji.
Salah satunya ada nama rekrutan baru Persijap dalam bursa transfer paro musim, Wira Satria.
Sosoknya, bisa saja akan melakoni debut pertamanya dalam pertandingan melawan Deltras FC tersebut.
Diketahui, selama 11 pertandingan yang telah dilakoni Persijap Jepara musim ini, sosok Moji memang tidak tergantikan.
Perannya cukup sentral di lini pertahanan Persijap Jepara dengan duet bersama Fikron Afriyanto.
Selain harus kehilangan Moji, di laga pamungkas mendatang, saat laga Persijap dengan Gresik United itu juga sempat terjadi insiden yang mengakibatkan satu pemain kunci Persijap Jepara cedera.
Yakni Indra Arya. Karena salah tumpuan saat perebutan bola dengan pemain Gresik United, ia harus ditarik keluar lapangan.
Cederanya Arya bisa jadi kerugian bagi Persijap.
Pasalnya, sosoknya selalu dimainkan untuk menggempur lini pertahanan lawan dari sisi kiri Persijap.
”Mudah-mudahan, saya berdoa, semoga Arya tidak apa-apa,” tandas Alfiat. (rom/zen)
Editor : Ali Mustofa