KUDUS – Persiku Kudus menang tipis 2-1 atas tamunya PSIP Pemalang pada laga lanjutan babak 12 Grup H di Stadion Wergu Wetan kemarin sore.
Dengan hasil ini, tim Laskar Macan Muria -julukan Persiku- membuka peluang untuk lolos ke babak selanjutnya.
Dua gol kemenangan Persiku itu, disumbang striker Sholihul.
Sedangkan gol kedua dilesakkan Akbar dari titik putih, setelah Roy Saputra dijatuhkan bek PSIP di kotak penalti.
Pelanggaran itu, tak hanya memberi hadiah penalti kepada tuan rumah, PSIP juga harus kehilangan satu pemain, setelah pemain itu mendapat kartu kuning kedua.
Sedangkan gol balasan tim tamu dicipta Kader.
Dengan raihan tiga poin di laga kemarin, Persiku kini berada di posisi kedua klasemen sementara Grup H dengan 3 poin.
Pemimpin klasemen masih diduduki Persip Pekalongan dengan torehan 4 poin.
Sedangkan dasar klasemen dihuni PSIP dengan poin 1. (selengkapnya lihat grafis)
Setelah ini, Persiku masih punya dua laga sisa pada putaran II. Masing-masing, dijamu PSIP di Stadion Mochtar Pemalang pada Minggu (10/12).
Terakhir, menjadi tuan rumah di Stadion Wergu Wetan menjamu Persip pada Minggu (17/12).
Pelatih Persiku Denny Rumba mengatakan, meski kemarin sore menang, kondisi permainan anak asuhnya dalam kondisi buruk.
Pemain gagal memanfaatkan peluang matang di depan gawang.
”Permainan sore ini (kemarin sore, Red) paling jelek. Tapi perlu disyukuri atas kemenangan ini," katanya.
Denny menambahkan, banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Salah satunya terkait finishing touch dan keterbatasan pemain.
Terpisah, Asisten Pelatih PSIP Bangun Setiadi mengaku kecewa atas perlakuan penonton dan liaison officer (LO).
Sebab, tak memberikan kenyamanan pemain yang duduk di bangku cadangan.
”Ada intervensi dari penonton, dan LO ikut-ikutan," katanya.
Mengomentari hasil pertandingan, Bangun mengaku kecewa atas kepemimpinan wasit yang condong membela tim tuan rumah.
Timnya akan membalas dengan mengamankan poin penuh pada laga kandang nanti. (gal/lin)
Editor : Ali Mustofa