PEMALANG - Persijap Jepara kembali gagal meraih kemenangan saat bertandang ke kandang Persekat Tegal kemarin (2/12).
Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu hanya bisa mencuri satu poin usai bermain imbang 0-0.
Di laga tersebut, Head Coach Persijap Jepara Alfiat mengaku menyesalkan keputusan wasit.
Pasalnya, di babak pertama pertandingan tersebut, timnya berhasil dua kali mencetak gol yang dua-duanya dicetak Indra Arya.
Namun, kedua gol itu dianulir oleh sang pengadil lapangan karena dianggap offside.
”Padahal kami sudah latihan, sudah berjuang, kami tidak bisa menang. Gol apapun, dianulir semua,” cecar Alfiat kemarin.
Meski begitu, ia tetap mensyukuri hasil pertandingan tersebut.
Ia pun turut mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang bermain spartan dari menit awal hingga akhir pertandingan.
”Alhamdulillah, tetap kami syukuri dapat poin satu,” imbuh Alfiat.
Dengan hasil tersebut, membuat Persijap sementara ini masih belum bisa merangsek ke tiga besar klasemen sementara grup 3.
Laskar Kalinyamat hanya menambah poinnya jadi 11. Jumlah poin tersebut sama dengan yang dimiliki Persekat.
Persijap saat ini masih bertengger di peringkat empat klasemen sementara.
Di sisa pertandingan yang ada, Persijap Jepara harus berjuang mati-matian agar bisa menang.
Itu untuk menjaga asa bisa bertengger di posisi tiga besar. Di mana, posisi tersebut dihuni Persela Lamongan yang memiliki 25 poin, Gresik United 15 poin, dan Deltras FC Sidoarjo dengan 13 poin.
Dua laga Persijap mendatang masing-masing akan melawan Gresik United di Stadion Gelora Bumi Kartini, dan melawan Deltras FC di Stadion Gelora Delta Sidoaro.(rom/war)
Editor : Ali Mustofa