PATI - Laga lanjutan pertandingan Liga 3 Jawa Tengah (Jateng) antara Safin Pati FC melawan PSDB Demak di Stadion Mojoagung Pati, Rabu (15/11) berlangsung ricuh.
Dalam pertandingan ini PSDB Demak berhasil membekuk tuan rumah dengan skor 2-0.
Sementara itu, saat pertandingan berlangsung, para pemain Safin FC terlibat kericuhan.
Adu jotos tak terelakkkan.
Tensi tinggi juga sempat terjadi di tribun penonton.
Para suporter tanpa mengenakan atribut di stadion juga terlibat kericuhan.
Hal ini imbas tim kesayangannya dipermalukan tim tamu.
Petugas keamanan dengan sigap mengamankan jalannnya pertandingan. Untuk menghindari bentrokan para suporter.
Beruntung keributan itu berhasil diredam.
Salah satu sumber Jawa Pos Radar Kudus mengungkapkan, kericuhan yang terjadi diduga dipicu akibat kepemimpinan wasit yang dinilai berat sebelah.
Pemain PSDB dinilai bermain kasar. Namun wasit seakan membiarkan permainan kasar tersebut.
Sehingga pemain Safin Pati FC tersulut emosi hingga terjadi keributan.
Hingga akhir laga, Safin FC belum meraih kemenangan sama sekali.
Saat ini Safin FC duduk di juru kunci klasemen grup D liga 3 Zona Jateng dengan nilai 0.
Sedangkan PSDB Demak makin kokoh di puncak klasemen dengan nilai 9.
Sementara Persiku Kudus menduduki peringkat 3 dengan nilai 6. Kemudian disusul PSIR Rembang dengan nilai 3.
Ketua Panpel pertandingan Safin Pati FC vs PSDB Demak, Kholis saat diminta konfirmasi Jawa Pos Radar Kudus terkait kericuhan belum memberikan respons.
Editor : Ali Mustofa