PATI – Patifosi kelompok suporter Persipa Pati mengusulkan dua nama pelatih sarat pengalaman untuk mengganti sosok Nazal Mustofa.
Dua nama pelatih itu adalah Seto Nurdiantoro dan Bambang Nurdiansyah.
Dua nama pelatih ini sudah tidak asing di kancah sepak bola nasional.
Seto Nurdiantoro merupakan mantan pelatih PSS Sleman yang mengantarkan Super Elang Jawa juara Liga 2 2018 sekaligus promosi ke Liga 1.
Sedangkan Bambang Nurdiansyah merupakan mantan pelatih RANS Nusantara sebelumnya juga pernah menukangi PSIS Semarang.
Berdasarkan sumber dari Jawa Pos Radar Kudus, Nazal Mustofa dipastikan tidak lagi menduduki kursi pelatih kepala Laskar Saridin.
Hengkangnya Nazal memang belum mendapatkan konfirmasi resmi dari manajemen Persipa.
Tetapi Kamis (26/10) malam para pemain Persipa menjalani sesi latihan tanpa pendampingan pelatih kepala.
Latihan dipimpin oleh Agus Yuniardi yang tercatat sebagai asisten pelatih.
"Kami mengajukan dua nama pelatih itu, keduanya punya pengalaman bagus sebagai pelatih. Namun keputusan tetap di manajemen, kami hanya ingin perubahan di putaran kedua nanti," kata kerja Patifosi Dwi Ajik Darmana.
Lebih lanjut, Gendon, sapaan Dwi Ajik Darmana mengatakan, di musim ini Nazal seolah kehilangan sentuhan magisnya.
Padahal sejak menukangi Persipa di tahun 2021 pelatih berlisensi A AFC itu telah mengisi hati para suporter dengan harapan untuk tetap berada di Liga 2.
Secara statistik Gustur Cahyo Putro dan kawan-kawan hanya berhasil duduk di posisi keempat dengan enam poin. Hasil itu diperoleh dari satu kemenangan, tiga seri dan dua kali imbang yang berpotensi membawa mereka turun kasta.
"Menurut kami tim Persipa memiliki kedalaman yang baik, diisi dengan sejumlah pemain sarat pengalaman. Seperti nama Imam Witoyo, Gustur Cahyo Putro dan Jacob Nicanor Youmbi E'pandi, para pemain ini memberi pengaruh pada lini yang mereka tempati," lanjutnya.
"Tetapi tahun ini filosofi wani ngeyel dari Persipa kurang tidak seperti tahun lalu. Seolah tidak gregetan," sesalnya.
Meski begitu keberadaan Nazal dan Persipa tidak dapat dipisahkan akan sejarah baru tim kebanggan Kota Mina Tani.
Di tangan dingin Nazal Persipa menjadi juara pertama Liga 3 regional Jawa Tengah.
Berkat Nazal pula Persipa dapat melenggang promosi ke Liga 2. Setelah hampir 71 tahun berkubang di kasta bawah persepakbolaan Indonesia.
"Terima kasih sudah membawa Persipa Pati naik ke Liga 2 .Tetapi kami hanya ingin Persipa bertahan dulu," ucap Ajik. (aua/war)
Editor : Ali Mustofa