Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Angkat Tangan, Manajemen Persiku Kudus Enggan Bayar Sanksi Komdis Liga 3 Jateng, Ini Alasannya!

Galih Erlambang Wiradinata • Rabu, 25 Oktober 2023 | 18:26 WIB
TERGANJAL: Persiku kontra PSIR Rembang pada di Liga 3 Jateng musim 2022 lalu.
TERGANJAL: Persiku kontra PSIR Rembang pada di Liga 3 Jateng musim 2022 lalu.

 

KUDUS - Persiku Kudus tengah terkena sanksi komisi disiplin Liga 3 Jawa Tegah musim 2022 lalu sebesar Rp 150 juta.

Atas denda tersebut, manajemen angkat tangan. Menyerahkan kepada Askab PSSI Kudus.

Hukuman yang diberikan PSSI Jawa Tengah kepada Persiku ada sekitar lima sanksi.

Diduga sanksi ini diberikan saat laga terakhir Persiku kontra PSIR Rembang.

Di mana Askab PSSI Kudus masuk ke lapangan dan memburu wasit.

Dari sanksi yang diberikan itu masing-masing dikenakan Rp 30 juta. Total denda sanksi yang harus dibayar Persiku Rp 150 juta.

Manjer Persiku, M. Ilham menyatakan, manajemen mengakui tak mampu membayar denda yang dikenakan tersebut.

Pasalnya selama ini pendanaan tim dibiayai secara sengkuyung atau iuran superter.

Menilik pada petisi yang disepakati Askab PSSI Kudus dan manajemen, menyebutkan sanksi denda yang dijatuhkan kepada Persiku pada musim lalu sepenuhnya ditanggung Askab PSSI Kudus.

”Kami serahkan ke Askab PSSI Kudus. Kami disuruh bayar tak sanggup. Kami lagi merintis buat tim ada denda itu,” katanya.

Ilham menambahkan, apabila sanksi denda tersebut tak dibayarkan Laskar Macan Muria- julukan Persiku- maka tim itu terancam tidak bisa mengikuti kompetisi Liga 3 Jawa Tengah.

Pihak Askab PSSI Kudus diberikan tenggat waktu oleh manajemen Persiku untuk segera membayarkan denda tersebut. Batas waktu yang diberikan oleh manajemen 1x24 jam.

”Kami sudah koordinasi ke Askab PSSI. Dari Aksab PSSI Kudus memberikan waktu penyelesaian satu hingga dua hari. Namun kami perlu satu hari ini,” ungkapnya.

Manajemen secara tegas menolak apabila pembayaran denda dibebankan kepada pengurus saat ini. Askab PSSI Kudus seharusnya menindaklanjuti petisi tersebut.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Kudus Daniel Budi Sampoerna saat dihubungi belum merespon terkait denda tersebut. Ia menyebut ada agenda pertemuan dengan Asprov PSSI Jateng.

Kondisi pendanaan tim Persiku tengah terseyok-seyok pada musim ini. Persiku mengandalkan iuran atau donasi.

Dari hasil sengkuyung bareng di laga Persiku Jr melawan Hati Beriman FC terkumpul Rp 4,9 juta. (gal/zen)

 

Editor : Ali Mustofa
#liga 3 #persiku kudus #askab PSSI #laskar macan muria