PATI - Hasil pertandingan yang menyakitkan. Itu terjadi di Stadion Joyokusumo sore kemarin.
Gustur Cahyo dkk gagal mengamankan poin penuh dalam laga lanjutan Liga 2 menghadapi Deltras FC sore kemarin.
Kemenangan 2-1 ambyar di penghujung laga. Fokus pemain menjadi sorotan.
Padahal skuad Laskar Saridin sudah unggul 2-1 hingga waktu tambahan babak kedua.
Namun tim tamu berhasil menyamakan kedudukan di menit akhir lewat gol bunuh diri pemain Persipa.
Deltras FC unggul lebih dulu melalui gol dari El Burji di menit akhir babak pertama. Memanfaatkan bola muntah dari tendangan bebas Chaves.
Persipa Pati menyamakan kedudukan melalui gol dari Imam Witoyo di menit ke-58.
Sementara Fendy Ninggar membawa Persipa Pati unggul di menit ke-68.
Kedua pemain ini berangkat dari bangku cadangan.
Pelatih Persipa Pati Nazal Mustofa mengaku sangat kecewa dengan hasil akhir yang didapatkan timnya. Karena anak-anak asuhnya tidak sanggup mempertahankan keunggulan.
“Kita menang di kandang susah, saya sangat kecewa fokus para pemain yang tidak bisa menjaga keunggulan. Terlepas dari keputusan wasit yang sangat mengecewakan (merugikan tim Persipa),” ungkap Nazal.
Nazal menyesalkan para pemainnya yang selalu bermasalah dengan fokus di menit-menit akhir.
Seperti diketahui gol pertama Deltras juga terjadi di ujung babak pertama dan gol kedua yang menyamakan kedudukan lahir di penghujung babak kedua.
“Sangat disayangkan jelas-jelas kami kecewa dengan hasil ini. Poin penuh hilang di depan mata,” imbuhnya.
Sementara itu Pelatih Deltras FC Widodo C Putro mengaku senang karena bisa mencuri poin di kandang Persipa Pati, yang menurutnya tidak mudah.
“Saya berterima kasih kepada para pemain yang tampil fight dalam pertandingan sore ini sehingga bisa dapat satu poin di sini. Hasil ini tentu menjadi modal berharga untuk away ke Jepara (Persijap) pekan depan,” papar Widodo. (aua/war)
Editor : Ali Mustofa