“Kami tentu kaget ketika di kongres kemarin ternyata Liga 2 tetap dengan operator liga yang sama. Ini tentu tidak seperti kesepakatan para peserta Liga 2 yang menginginkan adanya operator liga tersendiri bagi Liga 2. Ini juga sesuai dengan janji Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang akan memfasilitasi operator liga tersendiri bahkan sudah ada gambaran sponsornya. Jika tetep kembali ke PT LIB saya akan bersuara keras. Operator tersendiri adalah kesepakatan bersama,” terang Joni.
Lebih lanjut Joni menilai kompetisi Liga 2 sudah layak untuk memiliki operator tersendiri. Liga 2 memiliki keunikan tersendiri dimana di kompetisi ini banyak pemain muda mendapat menit bermain dan bisa mematangkan potensi mereka. Suporter-suporter dari Liga 2 juga tidak kalah antusiasnya.
“Sehingga Liga 2 sebagai sebuah tontonan tidak kalah kelas dengan Liga 1, bahkan Liga 2 akan semakin besar dan maju. Di Liga 2 banyak pemain muda. Seperti di Persipa ini kita banyak pakai pemain muda, bahkan salah satu pemain kita Ripal Wahyudi kini bermain untuk Persebaya di Liga 1,” imbuh Joni.
Joni mengklaim sudah berkordinasi dengan para perwakilan dari klub-klub di Liga 2 lainnya untuk memperjuangkan adanya operator liga tersendiri.
“Saya yakin di bawah kepemimpinan Ketua Umum Pak Erick Thohir ini bisa. Kami siap bersuara keras. Jangan sampai ada yang mengganggu. Kita perjuangkan bersama,” pungkasnya. (aua) Editor : Ali Mustofa