Kudus mendapat jatah sebagai tuan rumah Porprov Jateng 2023 mendatang di beberapa cabang olahraga (Cabor). Salah satunya atletik. Rencananya cabor tersebut akan dihelat di Stadion Wergu Wetan. Menurut Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kudus belum layak.
Ketua PASI Kudus Firdaus menyatakan ada beberapa nomor yang dilombakan pada kejuaran setingkat poprov. Di anataranya nomor lari 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.
Dia menambahkana, untuk aturan nomor 100 hingga 400 meter biasanya harus terdapat delapan line di lintasan atletik. Itu sering dipertandingkan sekelas Pekan Olaharaga Nasional (PON) ataupun Porprov.
”Kalau hanya enam line saja itu belum bisa, kondisi itu hanya bisa dilakukan pertandingan sekelas kabupaten,” katanya.
Menurutnya, jika dipaksan dibangun sentel ban di Stadion Wergu Wetan belum bisa memenuhi standar. Sebab hanya mampu menampung enam line saja untuk lintasan putaran. Jika ingin delapan line harus merombak tribun stadion terlebih dahulu.
“Kalau melihat belum bisa, lebih baik bisa dialihkan ke Stadion Jayokusumo. Sebab para atlet Kudus sering latihan di sana,” tambahnya.
Saat ini, atletik Kudus tengah menyiapkan diri untuk menyambut Porprov 2023 mendatang. Dirinya memprediksi akan ada persaingan yang ketat dengan Salatiga, Blora, Grobogan, dan Demak. Daerah tersebut merupakan unggulan. Pihaknya beraharap bisa lolos kualifiakasi Pra Porprov nantinya.
“Semoga fasilitas olahraga di Kudus kian tambah baik ke depan, dan bisa dipergunakan untuk latihan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaharaga (Disdikpora) Kudus telah menganggarkan pembangunan lintasan atletik untuk menyambut Porprov 2023. Total anggaran sebanyak Rp 16 miliar. Pada 2017 lalu sudah mengadakan pembahasan Detail Engineering Design (DED).
Jika dibangun, lintasan lurus atletik mampu menampung delapan line. Sementara untuk putaran hanya enam line saja. Mengingat lintasan dekat dengan tribun sebelah barat. (gal/war)
Editor : Ali Mustofa