Pelatih Persiku Kudus Cucun Sulistyo menjelaskan menatap kick off Liga 3 Jawa Tengah yang kurang tiga hari, pihaknya akan berfoskus melatih kekompakan anak asuhya. Hal tersebut perlu untuk bisa bermain impresif sekaligus menjalankan taktikal pelatih.
“Fokus ke tim work, ini untuk mengoptimalkan taktikal pelatih saat bertanding,” terangnya.
Di sisi lain, pihaknya terus mengupayakan penerapan serang balik cepat anak asuhnya. Di tengah tekanan lawan, taktikal tersebut perlu diterapkan. Dengan aliran bola yang tepat kepada para pemain, akan bisa keluar dari tekanan sekaligus menjebol gawang lawan.
“Anak-anak sudah bisa beradaptasi dengan taktikal pelatih, tentunya kami sudah siap melakoni laga pertama,” ungkapnya.
Cucun sendiri telah mengonsep jeda waktu laga uji coba mirip dengan kompetisi. Para pemain bertanding satu hari. Kemudian satu hari rehat, berlanjut lagi untuk menjalani lagi. Dengan begitu kondisi fisik pemain akan beradaptasi menyesuaikan alur kompetisi.
Persiku Kudus, dalam laga uji coba tampil impresif. Tim berjuluk Macan Muria berhasil memenangkan lima laga lebih ketika menjalani uji coba.
Sebelumnya tim berjuluk Macan Muria memenangkan beberapa laga uji coba. Salah satunya, Persiku memenangkan laga melawan Persekap Pekalongan dengan skor 1-0, Persiku vs Mitsubishi menang 3 gol tanpa balas. Uji coba selanjutnya, Persiku vs Asti menang 4-0, kemenangan diraih melawan PS Welahan.
Kemenangan tersebut juga berlanjut saat Persiku Kudus menjalalani separing di bumi Mataram Jogja. Kemenangan pertama diraih ketika melawan PS Baturetno yang juga kontestas Liga 3. Persiku menang denagan skor 4-0.
Namun kemenangan selanjutnya harus terhenti. Persiku harus mengakui keunggulan JK United dengan skor tipis 1-0. Baru-baru ini Persiku Kudus melumat ASTI dan Diklat Putra Kudus.
“Kekalahan satu nol itu bisa membuat pelajaran kami, agar tak terlalu percaya diri. Sekaligus tak larut pada kemenangan,” ungkapnya. (mal) Editor : Ali Mustofa