Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tunggu SK Resmi, Persijap Jepara Baru Kumpulkan Skuad

Kholid Hazmi • Minggu, 8 Agustus 2021 | 17:00 WIB
EVALUASI: Pemain bek sayap Persijap Jepara Crah Angger menendang bola saat berlatih di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara belum lama ini. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)
EVALUASI: Pemain bek sayap Persijap Jepara Crah Angger menendang bola saat berlatih di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara belum lama ini. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)
JEPARA – Liga 1 Indonesia rencananya bakal bergulir 20 Agustus 2021. Sedangkan, Liga 2 diperkirakan sekitar awal September. Meski begitu, sejauh ini skuad Persijap Jepara masih libur. Manajemen baru mengumpulkan tim apabila Surat Keputusan (SK) jalannya liga di kirimkan ke masing-masing tim.

Sebelumnya, skuad berjuluk Laskar Kalinyamat itu telah meliburkan seluruh tim sejak 7 Juli lalu. Langkah itu diambil berkat dampak penundaan liga. Juga diberlakukannya PPKM Darurat di Jepara.

Pelatih Persijap Jepara Jaya Hartono mengaku belum bisa memastikan kapan skuad nya akan dikumpulkan. Sebab sejauh ini surat dari PT Liga Indonesia Baru terkait bergulirnya kompetisi belum diterimanya. “Bila ada SK, manajemen baru menghubungi pelatih, pemain, dan official. Pasti secapatnya skuad dikumpulkan.” ujarnya.

Pihaknya saat ini hanya bisa berharap agar SK tersebut bisa segera turun. Sehingga, skuad asuhannya bisa segera mulai berlatih sebagai persiapan hadapi kompetisi Liga 2. Lantaran, bila SK tak segera keluar, masa persiapannya terbilang mepet. Bila itu terjadi, turut mempengaruhi performa tim andalan warga Jepara itu dalam mengarungi kompetisi Liga 2.

Dari keterangan Jaya Hartono, sebelum latihan diliburkan persentase kesiapan skuad Persijap sekitar 80 persen. Namun, karena adanya penundaan liga dan tim diliburkan, pihaknya mengaku harus memulai persiapan dari awal lagi.

Ditambah lagi, tim pelatih juga dibayangi kondisi fisik pemain yang bisa saja menurun. Karena saat di rumah saja, otomatis para pemain aktivitasnya berkurang. Begitu pula porsi latihannya. “Harapan saya semua pemain saat dikumpulkan kondisi fisiknya minimal 60 persen hingga 70 persenlah. Atau paling minimal 50 persen,” terangnya.

Selama libur latihan ini, pihaknya tidak memberikan program latihan apapun bagi pemain. Semua diserahkan ke profesionalitas sang pemain itu sendiri. Itu diambil lantaran berkaca pada kompetisi tahun kemarin.

Saat dirinya masih menukangi PSCS Cilacap. Saat itu Jaya Hartono mewajibkan seluruh pemainnya mengirimkan video latihan setiap hari. Namun, justru kom petisi ditunda hingga beberapa kali, dan berujung dibatalkan. “Kalau seperti itu kasihan pemain. Saat ini hanya ingatkan kondisi. Pemain dituntut profesional,” ungkapnya.

Namun bila ditemukan kondisi fisik pemain menurun atau bahkan kegemukan, pihaknya akan memberi program latihan khusus ke pemain tersebut. Ada program sendiri dari tim pelatih. Di antaranya pemain diberi porsi sehari berlatih hingga tiga kali untuk kembalikan kondisi tubuh. (rom/mal) Editor : Kholid Hazmi
#laskar kalinyamat #program latihan #Liga 2 #persijap jepara