RADAR KUDUS - Kabar duka menyelimuti keluarga tokoh politik senior Indonesia, Akbar Tandjung.
Putrinya, Karmia Krissanty Tandjung Nasution, meninggal dunia pada Rabu pagi, 11 Maret 2026.
Kepergian almarhumah menimbulkan kesedihan mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi kerabat dan sejumlah tokoh yang mengenal keluarga besar Tandjung.
Informasi mengenai wafatnya Karmia pertama kali disampaikan oleh pihak keluarga melalui pengumuman resmi yang kemudian tersebar di berbagai media dan jejaring sosial.
Dalam keterangan tersebut disebutkan bahwa Karmia mengembuskan napas terakhir pada pukul 08.58 WIB.
Kepergian putri dari mantan Ketua DPR RI tersebut segera menjadi perhatian publik.
Banyak masyarakat ingin mengetahui apa penyebab wafatnya serta kapan jenazah almarhumah dimakamkan.
Dari berbagai sumber media nasional yang kredibel, diketahui bahwa Karmia meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit serius yang telah dideritanya selama beberapa waktu terakhir.
Penyebab Meninggalnya Putri Akbar Tandjung
Berdasarkan laporan sejumlah media nasional, penyebab meninggalnya Karmia Krissanty Tandjung Nasution adalah kanker payudara yang telah ia derita sejak beberapa waktu lalu.
Penyakit tersebut diketahui mulai terdeteksi setelah kelahiran anak keduanya.
Dalam sebuah unggahan di media sosial pada 2025, Karmia sempat membagikan kisah pribadinya mengenai diagnosis penyakit tersebut.
Ia menulis bahwa pengalaman menghadapi kanker menjadi salah satu fase kehidupan yang paling berat, namun juga memberikan pelajaran penting tentang arti kesehatan, keluarga, dan waktu.
Meski harus menjalani berbagai perawatan medis, Karmia berusaha tetap menjalani hidup secara positif.
Dukungan keluarga menjadi faktor penting yang membuatnya tetap kuat menghadapi proses pengobatan.
Secara medis, kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang paling banyak dialami perempuan di dunia.
Penyakit ini terjadi ketika sel-sel abnormal di jaringan payudara berkembang secara tidak terkendali.
Pada tahap awal, kanker payudara sering tidak menunjukkan gejala yang jelas.
Kondisi inilah yang membuat banyak penderita baru menyadari penyakit tersebut ketika sudah memasuki stadium lebih lanjut.
Dalam beberapa kasus, sel kanker dapat menyebar ke organ tubuh lain seperti paru-paru, hati, tulang, atau otak.
Proses penyebaran ini dikenal sebagai metastasis yang dapat mengganggu fungsi organ vital.
Karena itulah kanker payudara sering disebut sebagai salah satu penyakit serius yang memerlukan deteksi dan penanganan sejak dini.
Kepergian Karmia akibat penyakit ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya kesadaran terhadap kesehatan, khususnya bagi perempuan.
Wafat pada Rabu Pagi
Karmia Krissanty Tandjung Nasution meninggal dunia pada Rabu, 11 Maret 2026 pukul 08.58 WIB.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh keluarga melalui pesan duka yang beredar di kalangan kerabat serta sejumlah media.
Dalam pengumuman itu, keluarga juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan almarhumah semasa hidupnya.
Pesan duka yang disampaikan keluarga menyebutkan:
“Telah meninggal dunia anak, istri, kakak, dan adik kami Karmia Krissanty Tandjung Nasution binti Akbar Tandjung.”
Setelah kabar tersebut tersebar, ucapan belasungkawa langsung datang dari berbagai kalangan.
Tokoh politik, sahabat keluarga, hingga masyarakat umum menyampaikan doa dan penghormatan terakhir bagi almarhumah.
Disemayamkan di Rumah Duka Lebak Bulus
Setelah wafat, jenazah Karmia terlebih dahulu disemayamkan di rumah duka keluarga yang berada di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Alamat rumah duka berada di Jalan Adhyaksa VII, Gang Masjid Al Adil, sebuah kawasan permukiman yang menjadi tempat tinggal keluarga.
Di lokasi tersebut, keluarga, kerabat, serta sejumlah tokoh nasional datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah.
Sejak pagi hari, rumah duka dipenuhi pelayat yang datang silih berganti untuk menyampaikan belasungkawa.
Suasana haru terlihat ketika para kerabat dan sahabat keluarga mengenang sosok Karmia yang dikenal hangat dan bersahaja.
Dimakamkan di TPU Tanah Kusir
Menurut keterangan keluarga, prosesi pemakaman dilaksanakan pada hari yang sama, yakni Rabu, 11 Maret 2026.
Jenazah almarhumah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Kompleks pemakaman tersebut dikenal sebagai salah satu tempat pemakaman terbesar di Jakarta dan menjadi lokasi peristirahatan terakhir bagi banyak tokoh nasional.
Prosesi pemakaman berlangsung dengan khidmat dan dihadiri keluarga besar, kerabat dekat, serta sejumlah tokoh dari berbagai kalangan.
Doa-doa dipanjatkan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
Sosok Karmia Krissanty Tandjung
Karmia Krissanty Tandjung Nasution dikenal sebagai salah satu anak dari tokoh politik nasional Akbar Tandjung.
Sang ayah merupakan figur penting dalam sejarah politik Indonesia yang pernah menjabat sebagai Ketua DPR RI pada periode 1999–2004.
Berbeda dengan ayahnya yang aktif di dunia politik, Karmia memilih jalur karier di bidang keuangan dan investasi.
Setelah menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di University of Oregon pada 2008, ia bekerja di sejumlah perusahaan keuangan dan investasi.
Beberapa perusahaan yang pernah menjadi tempatnya berkarier antara lain:
- Helios Capital
- Mandiri Sekuritas
- Deutsche Bank Indonesia
- Deutsche Sekuritas Indonesia
- Marison Nauli Ventura
Karier tersebut menunjukkan bahwa Karmia memiliki latar belakang profesional yang kuat di sektor finansial.
Namun meskipun memiliki karier yang mapan, ia tetap dikenal sebagai pribadi yang tidak terlalu mencari sorotan publik.
Kehidupan Pribadi dan Keluarga
Dalam kehidupan pribadinya, Karmia menikah dengan Akbar Nasution, seorang atlet renang nasional Indonesia.
Dari pernikahan tersebut, pasangan ini dikaruniai dua orang anak, yaitu:
- Inaya Abriana Nasution
- Raga Hakabara Nasution
Di media sosial, Karmia sering membagikan momen kebersamaan bersama keluarga.
Foto-foto yang ia unggah memperlihatkan kedekatan dengan suami dan anak-anaknya.
Bagi orang-orang terdekat, Karmia dikenal sebagai sosok yang sederhana, hangat, dan sangat mencintai keluarganya.
Duka dari Tokoh Nasional
Kepergian Karmia juga mendapat perhatian dari berbagai tokoh nasional.
Sejumlah politisi dan tokoh dari berbagai latar belakang datang untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar Tandjung.
Lingkungan Partai Golkar juga turut menyampaikan duka atas wafatnya putri dari salah satu tokoh senior partai tersebut.
Ucapan duka juga mengalir melalui media sosial dari masyarakat yang mengenal keluarga Akbar Tandjung.
Banyak yang mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
Putri dari tokoh politik senior Indonesia, Karmia Krissanty Tandjung Nasution, meninggal dunia pada Rabu, 11 Maret 2026 pukul 08.58 WIB setelah berjuang melawan kanker payudara.
Jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka di kawasan Lebak Bulus sebelum dimakamkan pada hari yang sama di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Kepergian Karmia meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, terutama bagi ayahnya Akbar Tandjung, suami, serta kedua anaknya.
Meski tidak sering tampil di ruang publik, ia dikenang sebagai sosok yang hangat, sederhana, dan sangat mencintai keluarganya.
Editor : Mahendra Aditya