Inilah 4 Tuntutan Aksi Demo BEM SI di Depan Gedung DPR RI Hari Ini

Ghina Nailal Husna • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 18:22 WIB
Ilustrasi demo
Ilustrasi dem
 
RADAR KUDUS — Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) kembali menggelar aksi demonstrasi skala besar di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Senayan, Jakarta Pusat, pada hari ini, Senin (5/10/2026).
 
Aksi turun ke jalan ini membawa misi utama mendesak perbaikan fundamental pada sistem pendidikan nasional.

Berdasarkan publikasi resmi melalui kanal komunikasi BEM SI, massa aksi diproyeksikan berkumpul dan memulai penyampaian aspirasi sejak pukul 13.00 WIB.
 
Baca Juga: Resep Ayam Goreng Ketumbar & Bawang Putih Krispi Praktis Plus Sambal Rawit Tomat Pedas Gurih Nikmat
 
Pihak BEM SI secara terbuka mengimbau seluruh elemen mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk hadir mengawal secara langsung agenda kebangsaan ini di Senayan.

Tuntut Pendidikan Gratis hingga Kesejahteraan Pengajar

Dalam aksi demonstrasi kali ini, aliansi BEM SI merumuskan empat poin tuntutan krusial yang ditujukan kepada jajaran anggota dewan serta pemerintah pusat terkait tata kelola dan masa depan pendidikan di Indonesia:
  1. Desak Revisi UU Sisdiknas Secara Komprehensif dan Partisipatif:

    Mendesak parlemen dan pemerintah untuk segera membahas ulang serta merevisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) dengan melibatkan akademisi, praktisi, dan elemen masyarakat secara inklusif.
  2. Realisasi Pendidikan Gratis:

    Menagih komitmen negara dalam membebaskan biaya pendidikan bagi seluruh anak bangsa demi menjamin kesetaraan akses belajar dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.
  3. Peningkatan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kependidikan:

    Memperjuangkan jaminan hidup yang layak, kepastian status kerja, dan honorariat adil bagi para guru, dosen, serta tenaga kependidikan di seluruh pelosok tanah air.
  4. Jaminan Keberlanjutan Perguruan Tinggi Swasta (PTS):

    Mendesak agar skema dan regulasi kebijakan pendidikan tinggi gratis dari pemerintah tetap mengakomodasi keberlangsungannya serta memberikan kepastian perlindungan bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Imbauan Lalu Lintas dan Rute Alternatif

Gelombang massa aksi yang memadati area sekitar kompleks Parlemen Senayan diprediksi berdampak cukup signifikan terhadap kelancaran arus lalu lintas di kawasan pusat kota Jakarta.
 
Untuk mengantisipasi kemacetan parah, pengguna jalan diimbau untuk mencari rute alternatif jika tidak memiliki urusan mendesak di sekitar titik demonstrasi.

Sejumlah titik jalan protokol yang berpotensi mengalami kepadatan volume kendaraan antara lain:

  • Jalan Gatot Subroto (khususnya arah Slipi/Grogol)
  • Jalan Jenderal Sudirman
  • Jalan Asia Afrika dan kawasan seputar GBK

Baca Juga: Cara Kerja Kafein pada Otak, Bahaya Overdosis, dan Biji Kopi yang Terancam Punah

Pihak Kepolisian Lalu Lintas siap memberlakukan rekayasa lalu lintas serta pengalihan arus secara situasional bergantung pada intensitas massa di lapangan.
 
Para pengguna jalan diharapkan terus memantau kondisi lalu lintas terkini dan mematuhi instruksi petugas kepolisian yang bertugas di lapangan. (*)
Editor : Mahendra Aditya
demo BEM SI DPR RI tuntutan pendidikan gratis kesejahteraan guru tenaga kependidikan rekayasa lalu lintas Senayan revisi UU sisdiknas