RADAR KUDUS - Jumlah warga yang datang ke fasilitas kesehatan dengan keluhan gangguan saluran pernapasan dilaporkan meningkat di sejumlah wilayah Jawa Barat.
Di Majalengka, ratusan warga mendatangi puskesmas dengan berbagai keluhan mulai dari flu, batuk hingga sesak napas.
Antrean pasien terlihat di Puskesmas Kadipaten, Majalengka. Sebagian besar pasien datang dengan gejala yang berkaitan dengan infeksi atau gangguan pada saluran pernapasan.
Pasien anak-anak menjadi salah satu kelompok yang cukup banyak menjalani pemeriksaan.
Mereka umumnya mengalami demam tinggi disertai gejala flu. Sementara pada pasien dewasa, ditemukan pula kasus dengan kondisi yang mengarah pada pneumonia.
Di tengah meningkatnya kunjungan warga dengan keluhan tersebut, masyarakat diimbau untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan.
Penggunaan masker juga dianjurkan, terutama bagi mereka yang sedang mengalami gejala seperti flu dan batuk, untuk membantu mengurangi risiko penularan kepada orang lain.
Peningkatan kunjungan pasien dengan keluhan kesehatan juga terlihat di Bandung. RSUD Bandung Kiwari mencatat hampir 2.860 pasien datang ke instalasi gawat darurat (IGD) sejak awal September.
Rata-rata kunjungan pasien ke IGD rumah sakit tersebut mencapai sekitar 136 orang setiap hari. Tingginya jumlah pasien membuat kebutuhan terhadap fasilitas perawatan ikut meningkat.
Dari total pasien yang datang ke IGD, sekitar 61 persen harus menjalani perawatan lanjutan di ruang rawat inap. Sementara pasien lainnya diperbolehkan kembali ke rumah setelah mendapatkan penanganan medis.
Tingginya jumlah pasien yang membutuhkan perawatan juga berdampak pada ketersediaan kamar. Ruang rawat inap dilaporkan mengalami kondisi penuh karena tingginya tingkat keterisian.
Di sisi lain, kasus yang disebut sebagai dugaan influenza A atau “superflu” juga terpantau meningkat di Kota Bandung. Namun, peningkatan keluhan pernapasan tidak serta-merta berarti seluruh pasien terinfeksi influenza A sehingga pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan penyebab penyakit.
Masyarakat disarankan menjaga kebersihan, mencukupi waktu istirahat, memperhatikan kondisi tubuh, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala berat seperti sesak napas, demam tinggi berkepanjangan, atau kondisi yang semakin memburuk.
Editor : Ali Mustofa