Ada Pemugaran Stupa Utama, Akses Pengunjung Candi Borobudur Dibatasi hingga Lantai 8

Ali Mustofa • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 15:33 WIB
Pemugaran stupa utama Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. ANTARA/Heru Suyitno
Pemugaran stupa utama Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. ANTARA/Heru Suyitno

RADAR KUDUS - Pengunjung reguler Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, untuk sementara belum dapat mencapai bagian paling atas candi.

Kondisi tersebut terjadi karena pengelola sedang melakukan pemugaran pada stupa utama.

Selama pekerjaan berlangsung, wisatawan reguler hanya diperbolehkan melakukan kunjungan hingga lantai delapan.

Sementara itu, wisatawan yang mengikuti program sunrise dan sunset masih diberikan akses hingga lantai sembilan.

Direktur Operasi Injourney Destination Management, Indung Purwita Jati, menjelaskan bahwa pemugaran dilakukan berdasarkan hasil penelitian yang menemukan sejumlah bagian bangunan membutuhkan perbaikan.

Menurut Indung, batu-batu penyusun stupa utama telah berusia cukup tua.

Selain itu, bagian tersebut sebelumnya belum menjalani pemeriksaan maupun pemugaran secara menyeluruh sehingga diperlukan penanganan untuk menjaga kondisi bangunan.

“Dari hasil riset ternyata ada beberapa bagian yang harus diperbaiki. Batu ini sudah cukup lama dan sebelumnya belum pernah kami cek maupun dipugar,” ujarnya di Magelang, Senin.

Untuk memastikan proses pemugaran berjalan lancar tanpa mengurangi kenyamanan wisatawan, pengelola Candi Borobudur melakukan penyesuaian terhadap jalur kunjungan menuju bagian atas candi.

Pekerjaan pemugaran saat ini berlangsung di lantai 10.

Karena itu, pengunjung reguler dibatasi sampai lantai delapan, sedangkan peserta program sunrise dan sunset masih dapat menikmati akses hingga lantai sembilan.

Pengaturan tersebut dilakukan agar aktivitas wisatawan tidak berpotensi mengganggu pekerja yang tengah melakukan pemugaran pada bagian stupa utama.

Indung mengatakan pembatasan akses bukan berarti wisatawan tidak dapat menikmati pengalaman berkunjung ke Candi Borobudur.

Pengelola tetap memberikan ruang bagi pengunjung untuk menikmati pemandangan dari bagian atas candi sesuai jalur yang telah ditentukan.

Selain menjaga kelancaran pekerjaan, rekayasa kunjungan tersebut juga ditujukan untuk memastikan wisatawan tetap merasa nyaman selama berada di kawasan candi.

Pengaturan akses menuju bagian atas Borobudur tersebut direncanakan berlangsung hingga akhir Oktober 2026, mengikuti perkembangan dan tahapan pekerjaan pemugaran stupa utama.

Dengan adanya pemugaran ini, pengelola berharap kondisi bangunan Candi Borobudur tetap terjaga sekaligus memberikan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung.

Editor : Ali Mustofa
pemugaran stupa program sunrise dan sunset pengunjung candi borobudur wisatawan